Selamat Muhidin-Hasnuryadi Bakal Dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Kapan?

Selamat Muhidin-Hasnuryadi Bakal Dilantik Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Kapan?
Muhidin bakal dilantik sebagai Gubernur Kalimantan Selatan (Instagram / @ghajimuhidinpan)

INIKALSEL.COM – Pasangan calon nomor urut 01, Muhidin dan Hasnuryadi, diketahui menang unggul dalam Pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2024.

Dalam Rapat pleno terbuka KPU Kalimantan Selatan pada Sabtu 7 Desember 2024 diketahui pasangan calon nomor urut 01 tersebut meraih 1.639.456 suara atau 82,04 persen.

Sementara pesaingnya yakni paslon nomor urut 02, Raudatul Jannah dan Rozani Himawan Nugraha, hanya memperoleh 348.118 suara atau 17,60 persen.

Ketua KPU Kalimantan Selatan yakni Andi Tenri Sompa telah menyebutkan bahwa seluruh tahapan rekapitulasi suara dari 13 kabupaten/kota telah selesai pada hari itu.

“Selain dari itu, kami tidak bisa mengucapkan hal-hal yang lainnya, kecuali hanya mengucapkan terima kasih dan syukur tak terhingga. Bahwa pada malam hari ini kita sudah melaksanakan hampir seluruh tahapan pilkada tingkat provinsi, kabupaten/kota yang kita lalui dengan damai,” ujar Andi Tenri, INIKALSEL.COM melansir dari jaringan inibalikapapan.com.

Partisipasi Pemilih Naik

Salah satu catatan penting dalam pemilihan kepala daerah Kalimantan Selatan priode 2024 ini adalah tingginya partisipasi pemilih.

“Partisipasi pemilih di Provinsi Kalimantan Selatan meningkat ketimbang Pilkada 2020 yang hanya 64,11 persen, dan Pilkada Serentak 2024 ini mencapai 72,21 persen,” ungkap Andi.

Walaupun begitu, terdapat beberapa laporan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dari daerah seperti Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Bahkan Andi pada saat itu memastikan KPU siap menghadapi semua proses hukum yang berlaku dalam tahapan ini.

“Sudah kita laksanakan dan kita akan menyiapkan bahan dan alat bukti, kita hadapi bersama-sama. In syaa Allah, KPU Provinsi Kalimantan Selatan akan selalu membersamai KPU kabupaten/kota,” katanya.

Apresiasi Bawaslu

Ketua Bawaslu Kalimantan Selatan yang tidak lain adalah Aries Mardiono, juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang tertib di era saat ini.

“Kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Namun yakinlah, KPU dan Bawaslu dalam benaknya, dalam setiap tarikan napasnya. Bahkan dalam aliran darahnya, selalu berikhtiar untuk menghadirkan pilkada sebaik mungkin dengan kualitas proses yang baik di setiap tahapannya,” katanya.

H. Muhidin Tegaskan Tak Ada “Kuning -Biru” untuk Bangun Kalimantan Selatan

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyatakan tak ada lagi “kuning-biru” untuk membangun “Banua” atau Kalimantan Selatan, akan tetapi harus mengedepankan kebersamaan memajukan daerah.

“Apapun yang dihadapi kita pikirkan bersama dan tidak ada lagi kuning-biru,” ujar H. Muhidin saat acara Coffee Morningbersama pejabat Pemprov Kalimantan Selatan di Banjarmasin.

Pelaksana Tugas Gubernur Kalimantan Selatan ini didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yakni Roy Rizali Anwar seseorang yang memimpin pertemuan bersama pejabat lingkup Pemprov Kalimantan Selatan.

Pertemuan tersebut dihadiri pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan pejabat eselon III yang berlangsung penuh keakraban.

Di awal pertemuan, Muhidin tetap mengenalkan diri, keluarga dan menceritakan karir politik mulai dari anggota DPRD Kabupaten Tapin dan dilanjutkan menjadi Wali Kota Banjarmasin, Wakil Gubernur Kalsel satu periode disambung Plt Gubernur Kalimantan Selatan.

Plt Gubernur Kalimantan Selatan ini juga menyampaikan komitmennya untuk kerja bersama dan profesional menjalankan tugas dan mensinergikan SKPD Pemprov Kalimantan Selatan.

“Ayo membangun Kalimantan Selatan bersama-sama diniatkan untuk ibadah,” tutur Muhidin.

H. Muhidin menegaskan semua pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Kalimantan Selatan harus bersikap netral, bertindak dan mengutamakan kerja bersama.

Gubernur Kalsel terpilih pada Pilkada Serentak 2024 hingga 2029 ini juga pun menyampaikan pesan tidak ada rasa dendam kepada siapapun karena perbedaan sikap atau dukungan saat pilkada 2024.

Gubernur Kalimantan Selatan ini sempat menyinggung tentang tenaga honorer atau kontrak pada setiap instansi dan SKPD diperkenankan menambah sumber daya manusia jika memang sangat diperlukan dengan catatan memilih orang yang berkompeten, serta diawasi agar disiplin saat bekerja.

“Jangan sampai ada yang tidak turun (absen) ke kantor, tapi terima gaji,” ungkap Muhidin.

Terkait gaji honorer, Muhidin berjanji pada eranya nanti akan meningkatkan kenaikan menjadi Rp3,3 juta yang akan diusulkan pada Anggaran Perubahan 2025 disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025.

Plt Gubernur Kalimantan Selatan ini sekarang tinggal menunggu 4 hari siapa tahu ada yang mau mengunggah dirinya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Jika tidak ada, Muhidin dan Hasnuryadi akan menjalani penetapan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Pelantikan Muhidin dan Hasnuryadi sebagai gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan akan berlangsung pada 7 Februari 2025.***

Tinggalkan Komentar