Yamin-Ananda Ditetapkan KPU Banjarmasin Sebagai Peraih Suara Terbanyak Pilkada 2024-2029

Yamin-Ananda Ditetapkan KPU Banjarmasin Sebagai Peraih Suara Terbanyak Pilkada 2024-2029
Paslon Yamin-Ananda (Instagram / @banjarvox)

INIKALSEL.COM – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin sudah menetapkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2 yakni Paslon HM Yamin HR-Ananda menjadi peraih perolehan suara terbanyak dalam Pilkada 2024 Kota Banjarmasin.

Paslon HM Yamin HR-Ananda menjadi peraih perolehan suara terbanyak dengan angka sebanyak 136.925, sementara paslon nomor urut 1 yang tidak lain adalah Arifin-Akbari hanya mendapatkan perolehan 68.331 suara.

Hasil paslon Yamin-Ananda dan Arifin-Akbariini pun ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka, perhitungan rekapitulasi hasil perolehan suara dan penetapan hasil di tingkat Kota Banjarmasin, untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 pada Senin tanggal 3 Desember kemarin.

Hasil tersebut tentu saja membuat Ketua KPU Kota Banjarmasin, Hj Rusnailah mengatakan, nantinya hasil rekapitulasi tingkat Kota Banjarmasin ini akan diunggah, baik di laman e-mail maupun di sosial media milik KPU Kota Banjarmasin.

Kemudian para pihak KPU juga juga akan melaporkan hasil pilkada Banjarmasin kepada pimpinan KPU Provinsi Kalimantan Selatan dan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Setelah ditetapkan hari ini, kita tunggu hasil dari itu, terhitung selama 3 hari dari hari ini,” ujar Ketua KPU Kota Banjarmasin, sebagaimana yang dikutip INIKALSEL.COM dari Jejak Rekam, pada 2 Desember 2024.

“Kita tunggu hasil dari MK, apakah ada perkara yang teregister. Jika tidak ada perkara, kita akan lakukan lagi penetapan untuk paslon Walikota dan Wakil Walikota terpilih ini,” pungkas Hj Rusnailah.

Sementara itu, untuk hasil perhitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, dari hasil rekapitulasi paslon nomor urut 1, Muhidin-Hasnuryadi berhasil unggul dengan perolehan 253.469 suara dari paslon nomor urut 2, Raudhatul Jannah-Rozanie yang memperoleh 28.335 suara.

Di sisi lain, Yamin apabila nanti benar-benar terpilih sebagai gubenur mengaku belum menyiapkan daftar nama pejabat yang akan masuk kabinet selama penjabatannya nanti.

“Belum ada berpikir ke sana,” kata calon pemenang Pilkada 2024.

Ketua DPC Partai Gerindra Banjarmasin itu mengatakan, walaupun telah mendeklarasikan kemenangan, saat ini dirinya dan tim masih fokus mengawal proses rekapitulasi suara di kecamatan.

Karena memang sejatinya sesuai aturan, calon kepala daerah terpilih akan diberi waktu selama enam bulan untuk menyusun siapa saja yang masuk kabinetnya nanti.

Sehingga dia sibuk menyusun kabinet yang artinya bakal mendahului Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Namun, paslon 02 untuk menentukan kabinet tentu memiliki kriteria dan pria tersebut menginginkan pejabat profesional untuk ditempatkan di dinas atau badan yang sesuai dengan kompetensinya.

Jadi secara kesimpulannya hal pertama yang akan dilakukan Yamin bersama Ananda adalah mengevaluasi kinerja jajaran pejabat pemko yang sudah ada.

“Untuk menyusun kabinet, kami pasti akan menyesuaikan dengan skill bidangnya,” ujar Muhammad Yamin.

Pasangan Ananda itu bahkan mengatakan bahwa salah menempatkan atau melantik pejabat bisa jadi bakal menghambat impelementasi janji-janji kampanyenya.

“Saya tidak mungkin menempatkan seseorang yang tidak punya kemampuan, karena roda pemerintahan pasti tidak akan berjalan,” tegas Yamin calon wali kota Banjarmasin yang unggul dalam hitung cepat di Banjarmasin.***

Tinggalkan Komentar