8 Adab Bergaul dengan Ipar Lawan Jenis

INIKALSEL.COM – Adab bergaul terhadap ipar. Beberapa waktu, umat muslim seakan kembali diingatkan tentang bahayanya ipar lawan jenis dalam kehidupan pernikahan.
Viralnya kisah nyata dalam film ‘Ipar Adalah Maut’ ternyata pernah disebutkan dalam hadist Nabi. Dilansir melalui Instagram @nuonline_id, berikut adalah kutipan hadist Nabi tentang bahaya ipar.
عنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ. قَالَ الْحَمْوُالْمَوْتُ
Artinya: “Dari ‘Uqbah bin ‘Amir, bahwa Rasulullah saw bersabda, ‘Berhati-hatilah kalian masuk menemui wanita.’ Lalu seorang laki-laki Anshar berkata, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat Anda mengenai ipar?’ Beliau menjawab, ‘Ipar adalah maut’.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Dalam islam pun ipar ditetapkan sebagai non mahram alias boleh dinikahi. Sehingga adab dalam bergaul dengan ipar lawan jenin pun telah diatur dalam islam.
Hal ini bertujuan untuk menjaga keutuhan rumah tangga dan tidak menimbulkan potensi perselingkuhan dengan ipar. Karena ipar lawan jenis memang berbahaya sehingga umat muslim harus mewaspadainya.
Namun di sisi lain, kita juga harus menjaga hubungan baik dengan ipar karena ia adalah bagian dari anggota keluarga.
Berikut 8 adab pasangan suami-istri pada ipar lawan jenis sesuai syariat Islam:
1. Menutup aurat
2. Menghindari bersentuhan fisik dengan ipar
3. Tidak berada di situasi berdua saja (khalwat)
4. Tidak berdandan berlebihan di depan ipar
5. Menjaga intonasi suara agar tidak mendayu-dayu saat bicara dengan ipar
6. Tidak berpergian jauh berdua dengan ipar tanpa mahram
7. Menjaga pandangan
8. Berperilaku baik dan ramah pada ipar
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa adab bergaul dengan ipar sama halnya seperti adab bergaul dengan lawan jenis.
Umat islam harus mengerti batasan untuk menjaga diri sehingga tidak menimbulkan fitnah dan tidak membangkitkan syahwat. Sebaliknya, meski bersikap berhati-hati tapi kita juga harus tetap menjaga hubungan baik dengan ipar.
Seperti bertutur ramah, sopan, dan santun. Sehingga hubungan keluarga tetap terjaga dengan baik.
Selain itu, meski harus waspada dan berhati-hati pada ipar tapi umat muslim tidak perlu takut berlebihan. Karena setelah menikah, ipar sudah selayaknya saudara kandung yang harus diperlakukan baik. Namun status mereka adalah non mahram. Sehingga kita harus pandai-pandai menempatkan diri.
BACA JUGA
