Doa saat Tertimpa Musibah Agar Diganti yang Lebih Baik oleh Allah

INIKALSEL.COM – Musibah dan keberuntungan serta kebahagiaan dan kemalangan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia.
Seperti kata pepatah, ‘hidup itu berputar’. Umat muslim bisa saja mengalami kesenangan dan keberuntungan. Lalu setelahnya ia ditimpa musibah dan kemalangan.
Begitu puka sebaliknya. Bisa saja saat ini ia ditimpa musibah dan kesedihan. Namun tidak lama setelahnya Allah akan memberinya kebahagiaan dan keberuntungan.
Sehingga kita tidak boleh merasa terlalu. Jangan terlalu senang, juga jangan terlalu sedih. Karena semua ini hanyalah sementara.
Musibah juga biasanya ditimpakan pada umat muslim untuk menguji keimanan mereka atau menghapus dosa-dosa yang telah lalu.
Karenanya, Ada doa yang diajarkan Rasulullah SAW dalam hadist yang diriwayatkan Muslim untum saat umat islam yang tertimpa musibah.
إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها
“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”
Umat muslim yang membaca doa ini saat terkena musibah maka Allah SWT akan memberinya pahala dan memberinya ganti yang lebih baik. (Lihat Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir)
Sehingga diharapkan Allah akan memberi kita pahala karena keikhlasan dan kesabaran hati karena iman. Kemudian diganti dengan yang lebih baik dengan cara yang tidak pernah disangka-sangka.
Sama seperti kasus viral yang baru saja terjadi pada penjual es teh. Penjual es teh ini ditimpakan musibah dengan diolok-olok dan ditertawakan di depan umum saat jualannya belum laku.
Namun karena kesabarannya, siapa sangka kisah ini kemudian dengan cepat menyebar di media sosial dan viral. Penjual es teh ini pun diberi ganti rezeki oleh Allah SWT yang lebih banyak dari jualannya yang belum laku. Sementara sakit hatinya diganti oleh Allah dengan ditinggikan derajatnya.
Mengutip dari Instagram @nuonline_id, karena musibah dan keberuntungan adalah kata sifat. Sehingga tidak pasti.
Bisa jadi hal yang bagi kita musibah adalah keberuntungan milik orang lain. Begitu pula sebaliknya, hal yang kita anggap keberuntungan ternyata merupakan musibah bagi orang lain.
Sehingga Rasulullah SAW mengajarkan umat islam untuk membaca doa. Agar Allah SWT memberi kita pertolongan, pahala, dan ganti lebih baik dari hal yang kita anggap buruk tersebut.
Semoga kita senantiasa diberi keikhlasan dan kesabaran dalam menjalani kehidupan.
Wallahu Alam.
BACA JUGA
