Penting Ego dalam Mempertahankan Keimanan

INIKALSEL.COM – Tahukah kamu kalau ego ternyata harus dimiliki seorang muslim untuk mempertahankan keimanannya?
Dilansir melalui Instagram @taulebih.id, ego tidak sama dengan egois dan memelihara ego itu penting. Mengapa bisa begitu?
Secara bahasa, “ego” artinya “self” atau “I”. Kemudian dalam praktiknya, seseorang yang memiliki ego artinya ia mampu membuat mengambil keputusan sesuai dengan pemikiran diri sendiri.
Sehingga memelihara ego berhubungan dengan rasa percaya diri, menghargai dan mempertahankan pendapat/nilai yang kita yakini. Ini lah yang menyebabkan ego itu penting.
Sementara dalam pendidikan fitrah, memelihara ego termasuk dalam pendidikan individualitas. Sifat ini secara alami mulai tumbuh sejak usia dini.
Hal ini ditandai dengan anak yang berinisiatif melakukan sesuatu atau mulai ingin melakukan hal-hal secara mandiri sejak usia dini. Sehingga tumbuhnya ego ini harus direspon secara positif.
Misalnya, orang tua menghargai ucapan dan tindakan anak, serta tidak memaksa anak untuk selalu mengalah atau menuruti kemauan orang lain.
Hal ini karena memaksa anak agar menjadi “anak penurut” justru malah bisa mencederai egonya. Bila hal ini terjadi, anak akan mulai berpikir bahwa agar bisa diterima di lingkungan sosial, anak harus menuruti atau mengikuti budaya/pemikiran yang ada di lingkungan tersebut.
Tentu hal ini sangat berbahaya karena anak berpotensi ikut arus dalam pergaulan yang tidak sesuai dengan ajaran islam. Karena ia selalu berpikir untuk terus mengikuti orang lain agar bisa diterima, salah satunya adalah derasnya arus gerakan LGBTQ+.
Anak yang sudah tidak memiliki ego tidak akan bisa mengambil keputusan atas dasar dirinya sendiri. Sehingga ia mudah terpengaruh dan meninggalkan nilai-nilai agama yang seharusnya ia pegang.
Tentu orang tua tidak menginginkan hal ini terjadi, bukan?
Sehingga pola asuh yang islami dan benar harus ditanamkan sejak dini. Termasuk memelihara ego demi membentengi diri anak secara alami kapan dan dimana pun ia berada.
Bertahan dengan pemikiran berlandaskan agama di zaman sekarang memang berat dan menantang. Semoga keluarga kita selalu dalam lindunganNya, ya.
BACA JUGA
