Dinkes Kalsel Tak Henti Layani Posko Kesehatan hingga Arus Balik Malam 5 Rajab Tuntas

Posko Dinkes Kalsel
Semua posko kesehatan milik Dinkes Kalsel selalu aktif hingga jemaah haul Abah Guru Sekumpul sepi (InfoPublik)

INIKALSEL.com  –  Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) maksimalkan posko layanan kesehatan untuk jemaah haul Abah Guru Sekumpul atau malam 5 rajab sampai arus balik tuntas.

Bahkan, Posko UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi sudah tangani sekira 245 kasus hingga pukul 02:00 dini hari pada Senin (6/1/2025)

Kepala Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Arian Probowo sampaikan hal ini dimana ia wakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhamad Muslim.

Ia katakan total jumlah posko kesehatan yang berkoordinasi dengan Tim Induk Sekumpul sekira 101 posko dimana semuanya tersebar di banyak titik lokasi.

Fasilitas yang ada termasuk  23 posko rujukan yang hadir dengan peralatan lengkap serta dokter berserta perawat.

Sedangkan 78 posko kesehatan sediakan obat-obat sederhana sementara 13 titik dermaga berfungsi untuk fasilitasi evakuasi melalui jalur sungai.

Sementara itu, ada juga 10 depo farmasi sederhana yang distribusikan obat-obatan ke berbagai posko jika ada yang kehabisan obat atau bahan medis.

”Secara keseluruhan kami juga siapkan 14 perahu karet, dan 50 ambulans juga 1 mini ICU yang di Musala Ar-Raudah. Tempat tersebut karena jadi pusat lokasi kegiatan 5 rajab atau Haul,” kata Arian seperti dikutip dari Info Publik.

Ia sampaikan bula bahwa posko utama Dinkes provinsi Kalsel adalah di UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi yang ada di Dermaga Sungai Paring serta UPT BKOM yang terletak di Masjid Al-Karomah.

Pada puncak pelaksanaan malam rajab 5, UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi tangani 245 kasus seperti hipertensi, maag, lalu sakit kepala, astenia, serta infeksi saluran pernafasan atas.

“Sesuai data kasus, jumlah rawat jalan adalah 218 orang, kemudian 14 orang perlu rujukan ke RS Raru Zalecha, serta tiga belas orang masih jalani observasi di di UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi. Sementara itu, data dari UPT BKUM masih menunggu,”kata dia.

Tambahan Posko Lainnya Demi Kenyamanan Jemaah

Ia juga tambahkan bahwa  Dinkes Kalsel juga buka dua posko di warung gratis sebagai inisiasi Pemprov Kalsel di Dinas Kehutanan serta di Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

”Ada sebanyak 66 pasien di Dinas Kehutanan, dimana kasusnya meliputi demam, dehidrasi, maag serta hipertensi,” lanjut dia. “Sementara di Dinas Peternakan dan Perkebunan, ada 81 pasien dimana kasus terbanyak termasuk maag, hipertensi dan sakit kepala.”

Arian katakan semua posko masih buka hingga arus balik selesai.  Tak hanya itu, pihaknya juga sudah sebarkan surat edaran ke Dinkes ke seluruh kabupaten dan kota serta rumah sakit supaya tetap aktifkan semua fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama.

“Hal ini demi pelayanan maksimal saat arus balik para jemaah,” pungkas  dia.

Tinggalkan Komentar