Shin Tae-yong Setelah Keluar dari Timnas Indonesia, Bakal Menetap di Korsel

INIKALSEL.COM – Anak dari Shin Tae-yong, Shin Jae-won membeberkan rencana sang ayah usai dipecat PSSI dari timnas Indonesia belum lama ini.
Shin Tae-yong secara mengejutkan dipecat oleh PSSI dari timnas Indonesia, padahal dari kinerjanya memiliki performa yang terbilang baik.
Bukti nyatanya adalah skuad Garuda bisa naik peringkat ke-125 dunia, bahkan Tim Merah Putih juga menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026 karena bertengger di posisi ketiga klasemen sementara.
Akan tetapi, capaian tersebut ternyata tak cukup di mata PSSI yang akhirnya menghentikan kebersamaannya dengan juru taktik asal Korea Selatan tersebut.
Pisah dari timnas Indonesia membuat Shin Tae-yong bakal menganggur dan sang anak STY lantas menceritakan rencana dari ayahnya.
“Setelah keluar dari timnas Indoensia, sekarang dia (Shin Tae-yong) akan beristirahat dan menghabiskan waktu bersama kami di Korea Selatan,” tulis Shin Jae-won, sebagaimana yang dikutip INIKALSEL.COM dari postingan di Instagram.
“Dia ingin memulihkan tenaga dan menghadapi tantangan lain. Terima kasih ayah atas kerja kerasnya untuk sepak bola Indonesia selama lima tahun,” tegasnya.
Shin Tae-yong menukangi timnas Indonesia sejak Desember 2019 silam. Banyak catatan apik yang ditorehkan pelatih 54 tahun ini seperti lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 dan playoff Olimpiade.
Sejatinya pelatih Korea Selatan ini sempat dapat perpanjangan kontrak sampai 2027. Namun, PSSI kini memecatnya dan digantikan oleh Patrick Kluivert.
Menghabiskan Waktu Bersama Keluarga
Menyambung kekecewaan pemecatan ayahnya, beberapa hari lalu, Shin Jae-won menulis di Instagram, Rabu, “Sedih sekali rasanya ayah saya mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Indonesia. Melihatnya dari sini, saya bisa merasakan betapa ayah saya mencintai dan peduli dengan Indonesia. Saya selalu bertanya-tanya bagaimana tim ini bisa lebih baik, bagaimana menyenangkan para penggemar Indonesia.”
“Setelah memenangi babak kualifikasi ketiga Piala Dunia, saya memberi tahu keluarga saya bahwa jika mereka bermain bagus melawan Australia pada Maret, mereka bisa langsung masuk ke putaran final Piala Dunia. Sayang sekali sekarang saya tidak bisa melihat itu.”
“Kalau melihat semua rekor, banyak sekali. Ketika ayah saya menerima tawaran untuk melatih Indonesia dan keluarga saya bertanya pada saya mengapa dia ada di Indonesia, dia berkata dia percaya diri dan saya sangat senang dia membuktikannya dengan hasil ini.”
“Sekarang dia telah mengundurkan diri dari tim nasional Indonesia, jadi dia akan beristirahat dan menghabiskan waktu bersama kami di Korea, mengisi ulang tenaga dan menghadapi tantangan lain! Terima kasih ayah atas kerja kerasmu untuk sepak bola Indonesia selama 5 tahun❤️.”
“Terima kasih banyak para penggemar sepak bola Indonesia atas dukungan dan cinta kalian yang tiada henti. Keluarga kami bisa mendapatkan banyak kekuatan berkat para penggemar kami. Terima kasih sekali lagi 🙇🏻 ♂️,” tandasnya.
Patrick Kluivert Gantikan STY
Di sisi lain, Patrick Kluivert telah diumumkan sebagai pengganti STY. Ia meminta dukungan publik saat menjalankan tugas baru sebagai pelatih timnas Indonesia. Sosok pelatih berusia 48 tahun itu menyampaikan pesan tersebut dalam wawancara bersama pakar transfer Fabrizio Romano yang diunggah ke media sosial.
Kluivert menekankan pentingnya dukungan suporter untuk membantu timnas Indonesia meraih hasil maksimal di lapangan.
Ia berkata, “Perasaan luar biasa dan menginspirasi. Semua tahu Indonesia memiliki budaya sepak bola yang bersemangat dan gairah luar biasa untuk permainan,” lapor kanal Bola Suara, Rabu, 8 Januari 2024.
“Jadi bagian dari negara besar dengan aspirasi besar merupakan kehormatan dan tanggung jawab besar bagi saya,” imbuhnya.
“Saya sangat ingin berkontribusi dalam perkembangan tim dan kesuksesan. Saya tidak sabar bekerja dengan semua dan mencapai misi bersama, yakni lolos ke Piala Dunia tahun depan.”
“Saya kira, kami memiliki kemampuan, kekuatan, semangat untuk mencapainya. Tentu butuh dukungan dari seluruh anggota masyarakat dan saya pikir bersama-sama, kami bisa mencapai banyak hal hebat.”
Erick Thohir Siap Mundur
Kluivert berkata, “Sepak bola adalah olahraga tim dan semua harus saling melengkapi. Sekarang kami dalam proses melakukannya. Tapi perlu diingat bahwa tim itu bukan hanya pelatih, pemain, atau orang-orang di sekitarnya.”
“Saya juga bicara tentang seluruh suporter. Mereka adalah bagian penting dalam perjalanan kami. Ini untuk satu misi, satu tim, dan merupakan kehormatan jadi bagian di dalamnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Erick Thohir mengaku siap mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI jika ada tuntutan dari masyarakat. Menteri BUMN itu menyampaikan hal ini dalam wawancara Liputan6 Sport Eksklusif Bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang dipandu Glen Joshua.
“Kalau Glen minta saya mundur, saya mundur,” kata Erick.
Salah satu pemilik Oxford United tersebut menyadari adanya pertanyaan dari masyarakat terhadap keputusan PSSI memecat STY dari kursi pelatih timnas Indonesia. Publik cemas pergantian pelatih bakal menghambat ambisi Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.***
BACA JUGA
