Tahun 2025 Dinas Pendidikan Banjarmasin Prioritaskan Perbaikan Gedung Sekolah Dengan Dana Rp200 Juta

INIKALSEL.COM – Sejumlah sekolah yang rusak dan belum sempat diperbaiki tahun 2024 lalu tidak perlu berkecil hati.
Sebab tahun 2025 ini hal yang akan menjadi prioritas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin adalah membenahi sekolah yang rusak, seperti SDN Kebun Bunga 9, SDN Teluk Dalam 3, SDN Mawar 7, SDN Melayu 5, SDN Basirih 10, SDN Karang Mekar 1 serta SDN Kuripan 2.
Beberapa sekolah tersebut, pada tahun 2024 sebelumnya diketahui tertimpa beragam insiden, mulai dari kebakaran hingga ambruk karena pondasi yang lapuk.
“Tentu ini akan kami laksanakan demi perbaikan di tahun ini juga,” ucap Plt Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Ahmad Baihaqi, sebagaimana yang dikutip INIKALSEL.COM dari Jejak Rekam.
Pada Jumat 3 Januari 2025 kemarin, Plt Kepala Disdik Kota Banjarmasin sendiri mengungkapkan perihal pengeluaran untuk rencana tersebut dianggarkan sekitar Rp 200 juta per sekolah.
Namun dana Rp 200 juta per sekolah ini hanya untuk sekolah yang tertimpa musibah kebakaran dengan kerusakan ringan saja.
Sedangkan sekolah yang memerlukan perbaikan besar, dianggarkan sekitar Rp 2,5 miliar hingga Rp 3,5 miliar per sekolah.
“Ada prioritas pekerjaan. Pertama ada sekolah yang 2024 perbaikan, yang kena musibah kebakaran ambruk. Tentu ini kami laksanakan tahun ini juga. Kalau yang musibah kebakaran ada lokal yang rusak ringan 200 Juta. Kalau perbaikan 2 setengah M. Kalau pembangunan kita bongkar semua,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Lebih lanjut, Ahmad Baihaqi mengatakan perbaikannya pun akan bervariasi tergantung kerusakan yang terjadi di masing-masing sekolah.
“Kalau yang memang pembangunan, otomatis itu diganti semua. Jadi kita bangun ulang,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SD di Disdik Kota Banjarmasin, Ibnu Qayyim menerangkan alasan, perbaikan sejumlah sekolah yang rusak ini baru bisa dilakukan sekarang.
Menurut Kepala Bidang SD di Disdik Kota Banjarmasin, hal itu karena keterbatasan anggaran pada tahun sebelumnya, imbas dilakukannya refocusing pada anggaran.
“Target perencanaan kami tahun 2025 ini mudah-mudahan bulan September atau Oktober bisa terbangun alias rampung seluruhnya, aamiin,” ucap Ibnu Qayyim.
Catatan Ini Kalsel, terdapat 1.258 kelas SD dan 516 kelas SMP yang mengalami kerusakan.
Rincian untuk SD, 556 rusak ringan, 241 rusak sedang, dan 221 rusak berat. Sedangkan untuk SMP, 186 rusak ringan, 81 rusak sedang, dan 95 rusak berat.
Setidaknya, dari APBD 2025, sejumlah sekolah yang dianggap prioritas mendapat alokasi anggaran perbaikan.***
BACA JUGA
