Ditemukan Pria Bersimbah Darah Tergeletak di Jalan Cempaka Sari Banjarmasin Diduga Korban Perkelahian

INIKALSEL.COM – Warga yang tinggal di Jalan Cempaka Sari, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin seolah dibuat geger dengan kejadian seorang pria tergeletak bersimbah darah diduga akibat perkelahian, pada Minggu 15 Desember 2024 kemarin.
Korban yang ditemukan sore hari dengan terluka di bagian tangan itu diketahui tak mampu menopang sepeda motor yang digunakan dengan nomor polisi DA 6016 SS.
Hal itu ditandai dengan kecelakaan yang dialaminya, motor dan dirinya juga ikut terjatuh yang terlihat jelas di dalam video viral.
Video viral di media sosial itu terlihat jelas bahwa direkam di jalan tersebut, di sana juga terlihat sebilah senjata tajam.
Diduga sajam itu punya pelaku yang dibuangnya, Pria tersebut terkapar di dekat SMP PGRI 7 Banjarmasin.
Salah satu Relawan NDS, 911, yakni Gamer Yuka berada di lokasi kejadian dalam video yang dipostingnya mengatakan, dia berasa di lokasi kejadian dekat korban ditemukan senjata tajam jenis belati.
Diduga pria tersebut merupakan korban penyerangan dan tak lama dia pun segera minta tolong pihak polisi segera datang.
“Pihak kepolisianlah merapat, ada korban penusukan dan barbuk sajam nah,” sebut relawan, sebagaimana yang dikutip INIKALSEL.COM dari KBK.NEWS.
Di lain sisi, informasi dari pihak keluarga korban sudah mengetahui, dan sudah dievakuasi ke RSUD Sultan Suriansyah beralamat di Gg. Gudang Lima, RT.04/RW.01, Kelayan Sel., Kec. Banjarmasin Sel., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70231.
Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke pihak polsek terdekat, hingga Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Fuji Firmansyah melalui Kanit Ipda Masuk Koso mengatakan kepada awak media pihaknya sudah menerima laporan tersebut.
“Kami masih dalam pengejaran terhadap pelaku, semoga lekas kami tangkap,” pungkasnya.
Di balik hal itu semua, terungkap bahwa seorang pria yang ditemukan tergeletak bersimbah darah di ruas Jalan Cempaka Sari, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, tepatnya di dekat SMA PGRI 2 Banjarmasin itu bernama Awar.
Bahkan warga setempat yang tengah menjaga parkiran kondangan di dekat lokasi bernama Toni sampai menceritakan saat pertama melihat korban yang tergeletak di jalan, samping sepeda motornya dengan nomor polisi DA 6016 SS pada Minggu (15/12/2024) sore.
“Kami mendengar suara tabrakan keras, lalu melihat korban tergeletak penuh darah di samping sepeda motornya,” ujarnya.
Menurut pria 29 tahun itu, mengatakan bahwa korban yang masih sadar saat itu sempat berusaha bangun untuk pergi, namun warga melarangnya mengingat kondisinya yang bersimbah darah.
“Dia mengaku baru saja berkelahi di kawasan Wildan Sari,” ungkapnya.
Anwar diketahui berasal dari Gang Mutiara, Pekauman dan ia juga sempat menjelaskan bahwa dirinya diserang menggunakan senjata tajam, tidak mengenal orangnya, dia setelah merasakan kesakitan langsung berusaha kabur namun akhirnya menabrak pagar rumah warga di lokasi kejadian.
Sementara itu, seorang wanita yang merupakan teman Anwar memberikan keterangan tambahan di depan IGD RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.
Fani mengungkapkan bahwa Awar terlibat perkelahian sengit terkait sepeda motor yang sebelumnya digadaikan ke Awar dan kemudian diambil kembali oleh pemiliknya.
“Ketika bertemu dengan orang itu, Awar dan dia cekcok hingga berujung duel menggunakan senjata tajam. Awar menangkis serangan dengan lengannya hingga terluka parah,” ungkap Fani.
Wanita berusia 28 tahun itu sempat meminta pertolongan warga, namun tidak ada yang merespons dan mau tidak mau ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga Awar di Pekauman sebelum akhirnya mendapat kabar bahwa Awar telah dilarikan ke IGD.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi Awar belum diketahui bagaimana berita terupdatenya, sebelumnya dia merasakan kritis dan sedang dalam perawatan intensif di RSUD Sultan Suriansyah.***
BACA JUGA
