Update Video Viral Kericuhan Sopir Truk Vs Warga di Kawasan Pelabuhan Trisakti

INIKALSEL.COM – Warga net di Banjarmasin Sabtu 30 November 2024 malam hari dihebohkan dengan beredarnya video kericuhan yang tejadi di kawasan Simpang 3 Lumba Lumba Jalan Barito Hilir, dekat Pelabuhan Trisakti Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin.
Dala video yang masih menjadi buah bibir hingga 2 Desember 2024 ini nampak sopir truk dengan nopol DA 2620 Z yang awalnya terlibat percekcokan dengan sekelompok orang tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam (sajam).
Dalam video itu juga nampak seorang pria gondrong pakai topi dan baju kaos itu dikerumuni warga.
Namun, seorang pria gondrong pakai topi dan baju kaos itu tetap tak mau menyerah dan berusaha mengayaunkan sajamnya tapi tak mengenai orang sekitar.
Selanjutnya laki-laki yang merupakan tersangka dalam kasus ini mencoba kabur, namun pihak polisi berdatangan ke TKP, hingga berhasil diamankan.
Dari kronologi yang beredar, awalnya dia berada di dalam truk warna hijau, diduga usai terlibat percekcokan dengan orang lain, dia kemudian masuk ke dalam truk dan keluar dengan membawa parang.
Banyak orang yang tampak emosi melihat sopir truk tersebut karena membawa parang padahal dia dinyatakan salah dan menjadi tersangka.
Namun, masyarakat yang berada di Tempat Kejadian Perkara itu tidak takut lantaran jumlah massa cukup banyak.
Belum diketahui penyebab terjadinya perkelahian di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, bahkan saat tim INIKALSEL.COM mencari berita update video viral kericuhan Sopir Truk Vs Warga di Kawasan Pelabuhan Trisakti di aplikasi TikTok dan YouTube tidak kami temukan apapun.
Namun, dari keterangan video yang viral tersebut menyebutkan tak seberapa lama pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian dan mereka kemudian mengamankan terduga pelaku perkelahian tersebut.
Setelah diamankan oleh pihak Polsek Banjarmasin Barat, ternyata pihak yang berseteru kemudian meminta maaf.
Warga dan supir tersebut pun tidak akan mengulanginya lagi dan tidak ada korban atau luka atas peristiwa tersebut.
Katanya, kalau pun ada kerugian materi sopir siap mengganti rugi milik korban dan bertanggungjawab atas perkara yang ada.
Namun sayangnya Kepolisian Sektor Banjarmasin Barat saat dihubungi lewat telpon oleh KBK.News selama beberapa kali tidak membalas dan mengangkat ponselnya.
Meski demikian sudah dibaca oleh orang nomor satu setempat pesan singkat lewat media sosial tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Eru Alsepa saat ditelpon mengatakan, dari informasi Kanit Polsek Barat bahwa keributan itu hanya masalah kecelakaan yang melibatkan sopir truk.
“Hanya itu yang saya Terima dari Kanit bisa jadi karena laka ringan, dan truk itu kesenggol dengan truk atau mobil lain,” pungkas Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Eru Alsepa kepada Barito Post.***
BACA JUGA
