Doa saat Takziah atau Melayat Orang Meninggal

INIKALSEL.COM – Takziah atau melayat orang meninggal dunia adalah salah satu anjuran islam. Bila ada sanak saudara, kerabat, atau teman yang berpulang, umat muslim dianjurkan untuk datang sebelum jenazah dikebumikan atau sesudahnya hingga sekitar tiga hari.
Dilansir melalui Instagram @nuonline_id, ibadah ini sangat dianjurkan dalam islam karena maknanya bukan hanya sekadar datang ke rumah duka. Namun membantu, menghibur, dan membesarkan hati orang yang sedang tertimpa musibah dan kehilangan.
Sehingga kehadiran kita diharapkan bisa membuat keluarga yang ditinggalkan agar lebih sabar, tenang, dan ikhlas terhadap musibah yang dialami. Karena mereka tidak sendiri, melainkan ada orang yang peduli dengannya.
Empati, solidaritas sosial, dan doa, adalah salah satu sifat dan anjuran dari ajaran Rasulullah yang harus dijaga oleh umat muslim.
Sehingga secara lahir kita hadir untuk memberikan dukungan moril, lalu secara batin kita juga membantu mendoakan. Karena semakin banyak yang mendoakan tentu akan semakin baik.
Bahkan tak jarang, umat muslim yang hadir saat takziah tidak hanya membawa diri. Namun juga menawarkan tenaga untuk membantu keluarga yang ditinggalkan di awal musibah dan juga memberi bantuan berupa uang.
Kedua hal ini tentu menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi mereka yang sedang bersedih, sekaligus bisa menjadi tabungan amal baik bagi diri kita. Karena hal baik sebesar biji dzarrah pun kelak akan mendapat balasannya sesuai perbuatannya.
Merujuk pada hadits Rasulullah dalam kitab “Al Adzkar” karya Muhyiddin Abi Zakariya Yahya ibn Syaraf an-Nawawi, berikut panduan doa saat takziah atau melayat orang meninggal dunia.
أَعْظَمَ اللهُ أَجْرَكَ وَأَحْسَنَ عَزَاءَكَ وَغَفَرَ لمَيِّتِكَ
Latin: A’dlamallâhu ajraka wa ahsana ‘azâ’aka wa ghafaraka li mayyitika.
Artinya: “Semoga Allah memperbesar pahalamu, dan menjadikan baik musibahmu, dan mengampuni jenazahmu.”
BACA JUGA
