4 Sifat dan Kepribadian Pendidik yang Diajarkan Rasulullah

4 Sifat dan Kepribadian Pendidik yang Diajarkan Rasulullah
Ilustrasi Pendidik (Pexels)

INIKALSEL.COM – Dunia pendidikan saat ini telah banyak mengalami perubahan. Selain sistemnya yang terus berubah, karakter dari pendidik juga tidak lagi seperti yang dicontohkan Rasulullah.

Jadi tak heran bila guru, kiai, maupun dosen banyak yang gagal dalam mendidik muridnya karena sosok pendidik tidak berkarakter, tidak menanam benih cinta sebelum mulai mengajar dan tidak menganggap siswanya seperti saudara atau anaknya.

Selain tidak mengamalkan sifat Rasulullah, tenaga pendidik ini tak jarang justru melakukan kriminal pada muridnya sendiri. Sehingga kondisi ini tentu semakin meresahkan dari waktu ke waktu.

Padahal, Rasulullah telah mengajarkan sifat pendidik yang bisa dicontoh di era sekarang. Sehingga kepribadian ini bisa membawa kemajuan yang lebih baik dalam bidang pendidikan.

Sehingga gelapnya kebodohan bisa berubah menjadi terangnya pengetahuan. Lalu kekasaran sikap menjadi halusnya adab.

Jadi para murid tidak hanya cerdas tapi juga baik secara budi pekerti, tidak egois, penuh kasih, tidak rasis, dan punya empati tinggi dan ketulusan karena Allah swt.

Dilansir melalui Instagram @nuonline_id, menurut kitab ar-Rasul al-Mu’allim, karya Syekh Abdul Fattah Abu Ghuddah, berikut 4 sifat dan kepribadian pendidik yang diajarkan oleh Rasulullah.

1. Belas Kasih dan Penyayang
Rasulullah selalu mengajarkan pendidik untuk bersikap belas kasih dan lemah lembut. Selain itu juga antusias saat mengajarkan kebaikan.

2. Mendorong Kegiatan Belajar Mengajar

Rasulullah mencontohkan untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan dan mengutamakan pemberantasan kebodohan dengan cara menghalau kemalasan.

3. Menghargai Setiap Orang
Rasulullah tidak menganut sistem anak emas atau murid kesayangan. Beliau tidak membeda-bedakan antara sahabat dan memberi setiap muridnya perhatian. Jadi setiap orang merasa dicintai dan dihargai secara merata.

4. Pendengar yang baik dan Rendah Hati

Saat ada muridnya yang bertanya, Rasulullah selalu rendah hati dan mendengarkan. Kemudian menjelaskan dengan sabar dan perhatian setiap pertanyaan yang diajukan.

Bila guru, kiai, dan dosen mengamalkan 4 pondasi utama dari kepribadian dan sifat pendidik yang diajarkan Rasulullah ini inshaallah pendidikan di Indonesia bisa semakin maju. Harapan Indonesia Emas pun bukan tidak mungkin bisa terwujud lebih cepat bila semua pihak bahu-membahu berubah menuju kebaikan.

Wallahu Alam.

Tinggalkan Komentar