Kapan Batas Terakhir Qadha Puasa Sebelum Ramadhan 2025?

Kapan Batas Terakhir Qadha Puasa Sebelum Ramadhan 2025?
Ilustrasi Buka Puasa (Pexels/Michael Burrows)

INIKALSEL.COM – Menurut kalender nasional, idul fitri 1447 H atau lebaran 2025 diperkirakan akan jatuh pada 31 Maret. Sehingga bulan ramadhan diperkirakan akan dimulai pada akhir Februari atau awal Maret.

Hal ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan akan segera tiba. Lantas, kapan batas terakhir untuk qadha puasa 2025?

Dilansir melalui baznas.go.id, batas akhir untuk meng-qadha puasa adalah sebelum pertengahan bulan Syakban di tahun berikutnya atau lebih tepatnya di 13 Februari 2025 untuk tahun ini.

Jadi umat muslim sebaiknya mengusahakan untuk qadha puasanya sebelum tanggal 13 Februari. Karena qadha puasa hukumnya makruh bila dilakukan setelah pertengahan Syakban.

Qadha puasa biasanya dilakukan bagi umat muslim yang diperkenankan untuk meninggalkan puasa dengan menggantinya di hari lain sejumlah hari yang ditinggalkannya.

Umat muslim diperbolehkan untuk meninggalkan puasa dalam keadaan tertentu. Di antaranya:

1. Saat haid dan nifas
2. Sedang dalam perjalanan
3. Sedang sakit
4. Menyusui
5. Hamil karena mengkhawatirkan kondisi dirinya dan janinnya

Karena puasa hukumnya wajib dan termasuk dalam rukun islam. Sehingga meninggalkannya termasuk dosa.

Namun di sisi lain, Allah juga memberi keringanan bagi hambaNya yang mengalami kondisi tertentu. Sehingga tidak memberatkan bagi umat muslim saat menjalaninya.

Begitu pula dengan qadha puasa, hukumnya adalah wajib, sama seperti hukum puasa Ramadhan itu sendiri. Sehingga meninggalkannya adalah dosa.

Sehingga bila ia dengan sengaja tidak segera mengganti puasanya hingga datang puasa berikutnya maka ia wajib membayar satu mud (sekitar 7 ons) bahan makanan pokok untuk setiap puasa yang ditinggalkannya.

Lebih lanjut, tata cara melakukan qadha puasa adalah sama seperti puasa pada umumnya. Yaitu niat puasa dan menahan hawa nafsu dari fajar hingga magrib. Hal-hal yang membatalkan qadha puasa juga sama dengan hal-hal yang membatalkan puasa ramadhan.

Umat muslim diperbolehkan menggabung puasa qadha dengan puasa sunnah lainnya. Seperti: puasa Senin Kamis, Puasa Syawal, Puasa Arafah, Puasa Tarwiyah, Puasa Rajab, dan puasa Ayyamul Bidh.

Namun utamakan niatkan untuk qadha puasa karena hukumnya wajib tapi bagi umat muslim yang qadha puasa pada saat waktu disunahkan puasa, maka ia akan mendapatkan pahala puasa sunnahnya juga.

Jadi jangan sampai lalai untuk qadha puasa ya. Karena Allah telah banyak memberi kemudahan bagi urusan kita.

Wallahu Alam.

Tinggalkan Komentar