Apakah Shalat Sambil Melamun itu Sah?

Apakah Shalat Sambil Melamun itu Sah?
Ilustrasi Shalat (Pexels/Michael Burrows)

INIKALSEL.COM – Apakah shalat sambil melamun itu sah?

Mengendalikan pikiran adalah hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Meski idealnya segala pikiran di luar shalat ditinggalkan setelah takbiratul ihram dan diharamkan tapi ternyata dalam praktiknya umat muslim masih sering kesulitan.

Pikiran lain di luar shalat sering datang. Sehingga pikiran dan hati tidak fokus hanya untuk beribadah dan tertuju pada Allah SWT. Melainkan pikiran soal pekerjaan, anak, harta, dagangan, hingga khayalan aneh datang di benak dan membuat umat muslim melamun.

Sehingga kekhusyukan ibadah menjadi terganggu dan berkurang. Dilansir melalui Instagram @nuonline_id, Imam An-Nawawi dalam kitab Fatawa Al-Imam An-Nawawi menyebutkan tentang perkara ini:

إذا فكر في صلاته في المعاصي والمظالم ولم يحضر قلبه فيها ولا تدبر قراءتها هل تبطل صلاته أم لا؟ أجاب رضي الله عنه: تصح صلاته وتكره..

Artinya, “Bila seorang mengkhayal maksiat dan kezaliman pada saat shalat sehingga hatinya tidak fokus dan dia tidak meresapi bacaannya, apakah shalatnya masih sah? ‘Shalatnya sah, namun makruh,’” jawab Imam An-Nawawi.”

Karena jika umat muslim masih menjalani rukun dan syarat shalat, maka ibadahnya dinilai sah. Namun karena pikirannya tertuju selain kepada Allah saat melakukan shalat atau bahkan ia punya pikiran buruk, maka shalatnya dianggap makruh karena hatinya tidak hadir dan dia tidak meresapi bacaan yang dilafalkannya.

Sehingga, meski kekhusyukan memang bukan hal yang wajib saat melakukan shalat, tapi bukan berarti kita menyepelekannya. Sebaliknya, umat muslim harus berusaha semaksimal mungkin agar hati dan pikirannya hadir dalam shalat, hanya tertuju pada Allah.

Salah satu caranya adalah dengan berusaha merenungi dan meresapi setiap bacaan yang dilafalkan ketika shalat. Sehingga dari penjelasan Imam An-Nawawi di atas dapat disebutkan bahwa kekhusyukan adalah sesuatu yang mahal dan berharga karena berpengaruh pada makruh atau tidaknya shalat. Sehingga kekhusyukan ini tidak bisa diabaikan oleh umat muslim.

Selain berusaha merenung dan meresapi bacaan shalat, umat muslim juga dianjurkan untuk membaca ta’awudz sehingga Allah melindunginya dari godaan setan. Dengan begitu diharapkan ia bisa lebih fokus dalam beribadah.

Terakhir, memilih tempat ibadah yang tenang juga bisa membantumu untuk lebih khusyuk. Semoga Allah selalu memudahkan kita dalam beribadah.

Wallahu Alam.

Tinggalkan Komentar