Hukum Islam saat Menyakiti Orang Lain, Hati-hati dalam Bersikap

INIKALSEL.COM – Islam mengecam orang yang menyakiti orang lain. Sehingga kita harus berhati-hati dalam berucap, bersikap, dan berbuat. Agar tindakan kita tidak melukai perasaan orang lain.
Jangan sampai kita melakukan hal kasar, berbicara tidak santun, merendahkan orang lain, mencela, memfitnah,bergosip, dan perilaku lain yang tidak berkenan di hati orang lain.
Hal ini karena tindakan dan ucapan buruk yang kita lakukan bisa mengambil investasi pahala yang selama ini telah kita lakukan.
Jadi ibadah shalat, sedekah, puasa, umroh, bahkan haji yang selama ini kita lakukan bisa tidak berarti dan pahalanya hilang begitu saja bila kita menyakiti perasaan orang lain.
Dikuti melalui NU Online, Gus Mus pun menjelaskan hal ini melalui hadist Nabi SAW yang berbunyi:
“Jika orang-orang beriman telah melewati neraka, mereka akan ditahan di suatu jembatan yang disebut Qantharah yang terletak antara surga dan neraka, lalu di sana mereka akan diqishas (dibalas) atas kezhaliman yang terjadi sesama mereka di dunia, sehingga apabila telah tidak ada lagi dosa barulah mereka diizinkan untuk memasuki surga. Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh seorang dari mereka berada di tempat tinggalnya di surga lebih aku kenal dari pada rumah mereka di dunia”.
Hadist ini menjelaskan bahwa nanti akan ada jembatan yang harus dilewati manusia sebelum masuk ke surga. Di tempat ini lah urusan antar sesama manusia akan diadili.
Pembicaraan tentang kedzaliman antar sesama muslim selama di dunia akan dilakukan di sini. Karena orang kafir tidak lolos saat melewati neraka.
Namun umat muslim yang beriman pada Allah SWT dan punya banyak tabungan amal baik sudah lolos melewati neraka dan siap menuju surga. Namun sebelum itu mereka tertahan di jembatan ini untuk menyelesaikan urusannya dengan sesama mukmin lainnya.
Di jembatan Qanthar ini lah manusia muslim akan saling membalas dan merebut pahala saudaranya yang telah menyakitinya. Agar pahala kita tidak habis karena diambil orang lain kita harus sabar dan menjaga diri agar tidak melukai orang lain.
Wallahu Alam.
BACA JUGA
