Apakah Shalat Tidak Khusuk Tetap Dapat Pahala?

Bagaimana Hukum Shalat Tanpa Lafal Niat?
Ilustrasi Shalat (Pexels/Sami TÜRK)

INIKALSEL.COM – Apakah shalat yang tidak khusuk tetap dapat pahala? Shalat adalah salah satu ibadah wajib yang harus dilakukan umat muslim.

Bahkan sangking wajibnya, islam menyebut shalat sebagai tiang agama dan memudahkan umatnya dalam melaksanakannya.

Bila umat muslim tidak mampu shalat dalam keadaan berdiri, maka ia boleh shalat dalam keadaan duduk. Lalu bila ia tidak bisa shalat dengan berdiri dan duduk, tidak apa-apa bila ia shalat dengan cara berbaring.

Dalam melaksanakan ibadah shalat, terkadang umat muslim kesulitan untuk benar-benar berkonsentrasi 100% dari takbiratul ihram hingga salam.

Tidak khusuknya umat muslim dalam shalat ini bisa karena beragam alasan. Mulai dari kegiatan duniawi yang akan dilakukannya setelah shalat yang tiba-tiba terlintas, hingga obrolan yang masuk dipikiran dan membuatnya kehilangan fokus.

Bahkan tak jarang sangking nggak khusuknya, umat islam sampai lupa jumlah rakaat dalam shalatnya.

Menurut Buya Yahya dalam ceramahnya di YouTube Al Bahjah TV, Khusyuk itu adalah bagian dari pahala.

“Kalau kita berusaha khusyuk pun sudah dinilai oleh Allah. Khusyuk itu pemberian dari Allah. Kalau gara-gara tidak khusyuk gak sholat, susah gak ada sholat kelihatannya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, semisal Islam memasukkan khusyuk sebagai syarat sahnya shalat, seperti tidak akan ada umat muslim yang mau shalat setelah itu.

“Kalau nggak khusyuk nggak sah, kayaknya nggak ada yang shalat setelah itu,” kata Buya Yahya.

Di dalam shalat, ada rukun atau syarat yang harus dipenuhi oleh umat Islam agar sah diterima Allah SWT. Salah satu rukun tersebut tidak menyebutkan agar harus khusyuk. Oleh karena itu, jika shalat tidak khusyuk tetap dianggap sah.

Meski demikian, umat muslim tetap sangat dianjurkan untuk khusyuk meski bukan syarat sah shalat. Agar ibadah yang dilakukan membekas di hati dan nampak dalam kehidupan sehari-hari.

Karena tidak khusuk artinya tidak tersambung dengan bacaan shalatnya. Padahal, bacaan shalat banyak terdiri dari doa-doa dan di waktu ini lah umat muslim berdialog dengan Allah SWT.

Untuk menyikapi hal ini, umat islam bisa merenungi bacaan shalat sehingga lebih mudah menghadirkan kekhusukan dalam ibadahnya.

Wallahu Alam.

Tinggalkan Komentar