Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Miliaran Rupiah Oleh Polda Kalsel

Polda Kalsel Narkoba
Pemusnahan barang bukti narkoba oleh Polda Kalsel (Info Publik)

INIKALSEL.com –  Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) gelar pemusnahan barang bukti narkoba yang disita dari kasus-kasus selama November 2024.

Kegiatan ini berlangsung di halaman Markas Polda Kalsel pada Rabu 15 Januari 2025.

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel, serta pejabat kepolisian, dan juga instansi terkait.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, ungkapkan pemusnahan barang bukti dengan rincian dari 576,99 gram serbuk ekstasi, 65.524,15 gram sabu dan 12.171 butir ekstasi.

“Perkiraan total nilai barang bukti yang dimusnahkan capai miliaran rupiah. Kami lakukan pemusnahan barang bukti melalui cara aman, kata Irjen Pol Rosyanto Yudha, di Banjarbaru, seperti dikutip dari Info Publik pada Kamis (16/1/2025). “Dengan demikian, tidak ada penyalahgunaan kembali. Serta semua pihak yang hadir menyaksikan langsung pemusnahan ini.”

Kapolda Kalsel itu kembali tegaskan pemusnahan barang bukti ini sebagai komitmen Polda Kalsel berantas peredaran narkoba di Kalsel.

“Kami akan selalu tindak tegas pelaku kejahatan narkoba. Selain itu juga akan perkuat koordinasi bersama berbagai pihak dalam lindungi warga dari bahaya narkotika,” katanya.

Tak hanya itu, Rosyanto juga katakan bahwa masyarakat perlu berperan aktif untuk perangi peredaran narkoba.

Caranya adalah dengan laporkan kegiatan mencurigakan yang ada di lingkungan sekitar mereka.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, yang mewakili  Gubernur Kalsel berikan apresiasi.

Agus berujar bahwa pihaknya berikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk seluruh jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalsel atas keberhasilan ungkap kejahatan narkoba.

“Kami harap keberhasilan demi keberhasilan dapat jadi pemicu semangat kita semua untuk terus ungkap tindak pidana narkoba. Tak hanya di Banua tetapi juga negara kita,” papar Agus.

 

Tinggalkan Komentar