Kecamatan Martapura Barat Buka Dapur Umum Faktor Banjir yang Dirasa Belasan Ribu Warga

Kecamatan Martapura Barat Buka Dapur Umum Faktor Banjir yang Dirasa Belasan Ribu Warga
Ilustrasi Dapur Umum (pexels.com/@frank-barning-744539)

INIKALSEL.COM – Sebanyak lebih dari 15 ribu warga dari 4 ribu Kartu Keluarga (KK) di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar terdampak banjir sejak hari ini Sabtu, 1 Februari 2025.

Dengan banyaknya korban terdampak banjir di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Pemerintah Kecamatan Martapura Barat membuka dapur umum untuk membuat nasi bungkus yang akan dibagikan kepada masyarakat terdampak banjir.

Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani menyampaikan bahwa ada lebih dari 15 ribu warga dari 4000 KK terdampak Banjir di Kecamatan Martapura Barat pada hari ini.

“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Banjar H Saidi Mansyur, beserta ayahanda H Mansyur yang membantu masyarakat kami melalui dapur umum ini,” ujar Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani, dikutip INIKALSEL.COM dari KBK.News.

Sabtu 1 Februari 2025 siang hari, Rabani juga menyampaikan rasa terima kasih kepada SKPD yang turut berpatisipasi membantu masyarakat Kabupaten Banjar khususnya Martapura Barat.

“Untuk di dapur umum ini kita dalam satu hari akan menyediakan sekitar 2.000 hingga 2.500 nasi bungkus dan akan langsung dibagikan kepada korban banjir,” sebutnya.

Selain itu lanjut Rabani, dirinya juga mengatakan bahwa di dapur umum tersebut seluruh desa turut berpatisipasi membantu memasak, membungkus, dan melakukan pekerjaan lainnya untuk membantu warga.

“Dapur umum ini dibuat sejak kemarin, 31 Januari 2025 dan alhamdulillah kita bersama pembakal dan masyarakat serta relawan turun langsung membagikan kelapangan,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Banjar, Kursani, juga turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Banjar yang peduli terhadap masyarakat terdampak banjir.

“Alhamdulillah, semoga masyarakat disini bisa terbantu dan saya sangat berterima kasih kepada Pemkab beserta para dermawan yang turut membantu masyarakat disini,” pungkas Kursani.

Di sisi lain, sejumlah relawan masih terlihat bahu membahu menyelesaikan tugas masakannya hingga proses akhir menjadi nasi bungkus, yang kemudian diserahkan kepada aparat desa dan kelurahan yang antre untuk dibagikan di lingkungannya masing-masing.

Di dapur umum tersebut tidak hanya ASN Pemkab Banjar, warga dan sejumlah jurnalis yang bekerja, akan tetapi pengusaha ternama H Mansyur juga terlihat menyelesaikan nasi bungkus yang disajikan.

Hari kedua kemarin, dapur umum tersebut mampu menyelesaikan 10 ribu, sementara pada hari pertama lebih banyak mencapai 19 ribu nasi bungkus. Dimana nasi bungkus tersebut diserahkan kepada 35 aparat desa dan kelurahan yang terdampak banjir.

“Hari ini lebih sedikit karena kita sudah mobilisasi pambakal untuk buka dapur umum juga, mereka siap dan kita kasih bahannya. Yang mengambil kesini cuma desa dan kelurahan terdekat,” ujar Mukhlas Budi Utomo, Koordinator Dapur Umum.

Pambakal Desa Tambak Baru Saiful Hamdi yang juga antre mengambil bantuan mengatakan, bantuan yang diambil 800 bungkus pada hari pertama dan 200 bungkus pada hari kedua.

“Hari ini kita ambil 200, kita juga dikasih bahan mentahnya, kita akan buka dapur umum di desa, jadi tidak antre lagi di sini. Kecuali bahan mentah habis kita ke sini lagi minta tambahan bahan,” katanya.

Di Desa Tambak Baru sendiri banjir menggenangi semua rumah warga yang berjumlah 325 KK. Kondisi ketinggian air terkini cukup bervariasi, dan terparah selutut orang dewasa di dalam rumah.

“Atas nama semua warga saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemkab Banjar,” tutup Saiful.***

Tinggalkan Komentar