Orientasi PPPK Kota Banjarbaru Resmi Berakhir, Peserta Diharapkan Jalankan Tugas Penuh Tanggung Jawab

PPPK Kota Banjarbaru
Acara orientasi PPPK Kota Banjarbaru diharapkan jadi pembekalan penting bagi PPPK yang akan bertugas nantinya (INfoPublik)

INIKALSEL.com  – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Muhammad Farhani, resmi tutup orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kota Banjarbaru Angkatan V s.d XI 2024.

Berlangsung di Aeris Hotel Banjarbaru, Jumat (13/12/2024), sebanyak 275 peserta dengan latar belakang honorer Pemko Banjarbaru hadir di acara yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru

“Kita mengharapkan seluruh P3K bisa jalankan tugasnya. Dengan demikian juga lancarkan tugasnya dalam keseharian setelah dapatkan bekal dari orientasi ini,” katanya seperti dikutip dari InfoPublik.

Ia katakan juga bahwa harapan di masa mendatang kepada mereka yang telah ikuti orientasi ini supaya dapat bekerja dengan penuh tanggung-jawab.

“Dan sesuai dengan tugas yang dibebankan kepada mereka,” lanjut Farhani.

Ia tambahkan orientasi PPPK Kota Banjarbaru ini terselenggara selama tiga hari pada tiap masing-masing angkatan.

“Orientasi untuk setiap angkatan itu masing – masing tiga hari. Memang cukup singkat namun padat. Dan kami merasa telah cukup sebagai menjadi bekal mereka melalui orientasi ini,”tambah dia.

Formasi PPPK Tahun 2024 Pemprov Kalsel

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel sempat informasikan kualifikasi pendidikan untuk Formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) tahun 2024.

Pada tahun ini Pemprov Kalsel dapatkan formasi CPPPK sebanyak 1.493 formasi.

Rinciannya adalah PPPK Guru 1.000 formasi, sedangkan PPPK Tenaga Kesehatan 175 formasi, sedangkan PPPK Tenaga Teknis 318 formasi.

Non ASN yang ada di lingkup Pemprov Kalsel dapat mengikuti seleksi CPPPK dan sudah terdata di database BKN sebagai pelamar prioritas.

Prioritas selanjutnya adalah tenaga honorer tidak terdata tetapi paling tidak sudah 2 tahun berturut-turut bekerja sebagai Non ASN hingga hari pendaftaran.

Khusus jabatan penata layanan operasional di PPPK Teknis kini terbuka untuk semua jurusan. Kebijakan ini adalah upaya mengakomodir tenaga non ASN dimana latar pendidikan mereka tidak linier.

Sedangkan untuk DIII tersedia jabatan pengelola layanan operasional yang terbuka untuk semua jurusan. Selain itu ada juga pranata administrasi perkantoran bagi mereka dengan latar belakang SMA/SMK/MA/ sederajat.

Tinggalkan Komentar