5 Tempat Wisata Wajib Didatangi Saat Berada di Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Tak Boleh Dilewatkan

5 Tempat Wisata Wajib Didatangi Saat Berada di Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Tak Boleh Dilewatkan
Ilustrasi tempat wisata di Banjarmasin Kalimantan Selatan (unsplash.com/@aaronburden)

INIKALSEL.COM – Kalimantan Selatan tidak hanya terkenal dengan pantainya, tetapi juga memiliki banyak tempat wisata indah. Beragam lokasi dengan pemandangan menarik dan spot Instagramable menjadi daya tarik utama. Salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang wajib dikunjungi adalah wilayah Banjarmasin.

Banjarmasin merupakan kota di Kalimantan Selatan yang terkenal akan keindahan alamnya. Kawasan ini menawarkan berbagai tempat wisata yang memadukan pesona alam, budaya, dan sejarah.

Beragam destinasi wisata di Banjarmasin, Kalimantan Selatan menghadirkan pengalaman liburan yang unik, mulai dari tempat ibadah sakral, taman air yang asri, hingga restoran dan spot sunset yang memukau. Dengan suasana yang tenang dan keindahan alamnya, Banjarmasin, Kalimantan Selatan menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin merasakan keaslian Kalimantan Selatan.

1. Danau Biru Pengaron Kabupaten Banjar

Danau Biru Pengaron Kabupaten Banjar adalah salah satu danau biru yang menyejukkan hati di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Terletak di kawasan Sungai Raya, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 70673, danau biru yang satu ini terkenal dengan sebuah bekas dari sebuah tambang yang tidak digunakan lagi, sehingga menimbulkan keindahan baru yakni berupa sebuah danau yang memiliki warna biru bila dilihat dari jarak yang cukup dekat.

Dari jarak yang cukup dekat, pengunjung bisa menikmati pemandangan menakjubkan Danau Biru Pengaron.

Untuk mencapai puncak keindahan, pengunjung harus menaiki beberapa tebing tinggi yang memiliki air tenang serta dengan warna yang biru.

Tempat ini cocok bagi yang gemar berfoto dengan latar belakang pemandangan indah dan Instagramable.

Danau Biru Pengaron Kabupaten Banjar ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi baik itu roda empat maupun roda dua.

Selain itu Anda juga bisa menikmati semua jajanan pada beberapa warung kecil yang sudah disediakan di sana, yakni yang merupakan jajanan ciri khas Kalimantan Selatan.

Namun, sayangnya jarak dari Kota Banjarmasin sejauh 100 Kilometer dengan waktu tempuh 2 jam 10 menit berkendara.

2. Danau Seran, Banjarbaru

Danau Seran, Banjarbaru adalah taman air yang terletak di Desa Tanggul, Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan alias 34,5 km dari Banjarmasin yang artinya gak sampai satu jam sampai. Taman ini menawarkan danau yang berair jernih dan sejumlah wahana permainan.

Di sini pengunjung dapat belajar dan rekreasi dengan konsep ekologi. Danau Seran sering jadi tujuan wisatawan untuk menikmati berbagai kuliner sambil bersantai dan menikmatikeindahan danau.

Lokasinya memiliki pulau kecil dengan pohon pinus rindang yang berada di tengah-tengah danau, hal ini tentu selalu ramai dengan kunjungan wisatawan, apalagi tempat yang satu ini memang memiliki fasilitas seperti sepeda air, hammock, warung makan, gazebo, tempat santai, dan kolam renang.

Tempat ini memiliki kolam renang yang tidak terlalu besar dan dilengkapi dengan kamar mandi untuk berbilas serta berganti pakaian, bahkan kolam renang ini tersedia tempat duduk dan gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai sambil menunggu anak yang tengah berenang. Tarif tiket untuk berenang Rp 10.000 dengan durasi waktu tidak terbatas alias sepuasnya.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati Danau Seran akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang sudah termasuk parkir dan jika Anda ingin menikmati sejumlah wahana permainan akan dikenakan tarif bervariasi antara Rp 10.000 hingga Rp 35.000.

Bagi Anda yang mengawali perjalanan dari Banjarmasin dapat parkir di waterpark yang bersebelahan dengan wisata Danau Seran dan jalan kaki dari tempat parkir itu.

Destinasi wisata ini sebenarnya pada awalnya merupakan areal pertambangan intan yang saat ini sudah tidak beroperasi, karena dilakukan penggalian maka membentuk sebuah danau indah dengan air berwarna biru yang menarik perhatian hingga wisawatan mancanegara.

3. Danau Sari Ambun, Desa Imban, Bati-Bati

Danau Sari Ambun, Desa Imban, Bati-Bati adalah sebuah danau yang terkenal di Desa Imban, Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, jika dari Kota Banjarmasin jaraknya sejauh 53,7 Kilometer dengan waktu tempuh selama 1 jam 14 menit berkendara.

Danau Sari Ambun menawarkan pemandangan menakjubkan, indah, sejuk, dan sangat bagus untuk berswafoto.

Tempat ini menjadi favorit fotografer dan wisatawan untuk menikmati keindahan Banjarmasin, Kalimantan Selatan di sore hari. Selain itu, Danau Sari Ambun, Desa Imban juga terkenal karena danaunya cukup luas, di kelilingi oleh pepohonan yang rindang serta pegunungan yang tampak jelas dari danau tersebut.

Danau Sari Ambun, Desa Imban, Bati-Bati berada di dekat Kiram Park dan hanya berjarak 10 menit, apabila dari Banjarmasin bisa memakan waktu dua jam.

Tempat ini ramai dikunjungi terutama menjelang matahari terbenam, karena memang lokasinya berada di kawasan hamparan kebun karet tetapi pinggir danau hijau dengan pohon penghijauan.

Tak ada aktivitas wisata di tengah danau karena memang tak ada fasilitas apapun di lokasi tersebut, sehingga pengunjung kebanyakan menikmati alam saja.

Danau tersebut menurut penduduk setempat tadinya hanya persawahan, tetapi kini airnya semakin dalam dan menjadi danau penampungan air yang luas, sehingga digunakan sebagian oleh penduduk setempat untuk mengambil air keperluan cuci dan mandi.

Konon lokasi tersebut awalnya tak digunakan sebagai objek wisata karena berada dibawah kewenangan sebuah perusahaan perkebunan karet di wilayah tersebut, yakni sebuah perusahaan yang selama ini terkenal dengan produksi ban kendaraan bermotor.

Namun kini Danau Sari Ambun sudah dibuka untuk umum bahkan tidak dikenakan biaya apapun, akan tetapi usahakan jangan datang pada musim hujan karena jalan menuju lokasi akan berlumpur dan susah dilewati.

Sebab, untuk menuju Danau Sari Embun, pengunjung harus melewati hutan pohon karet terlebih dahulu pada pintu masuk menuju wisata di Banjarmasin ini. Sampai pada akhirnya, pengunjung menemukan portal, masih lurus sedikit karena jika berbelok justru akan masuk dalam hutan karet.

Karena lokasinya yang terpencil, maka destinasi tempat wisata di Banjarmasin ini relatif sepi dan tenang, tetapi pemandangannya sangat cantik dengan adanya danau, lalu disarankan untuk berkunjung pada pagi atau sore hari, agar bisa menikmati matahari yang terbit dan tenggelam di perbukitan yang berada di belakang danau.

4. Tahura Sultan Adam

Tahura Sultan Adam adalah Taman Hutan Raya unik di kawasan ekowisata yang memiliki luas 112.000 hektar.

Berlokasi di daerah dua kabupaten, yaitu Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut, kawasan ini merupakan destinasi unggulan di Kalimantan Selatan alias 52,4 dari Banjarmasin dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.

Dengan segala hal yang dimiliki Tahura Sultan Adam, tempat yang satu ini memang menjadi ekowisata yang banyak dikunjungi wisatawan terutama pada akhir pekan yang jumlahnya dapat mencapai ribuan.

Menjadi tempat favorit untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam, tempat ini juga buka untuk kegiatan paralayang dan gantole.

Dengan lokasi strategis, tempat ini juga tersedia spot wisata yang dapat dinikmati oleh wisatawan seperti:

• Plaza Mandiangin

Plaza Mandiangin merupakan lapangan yang dapat digunakan untuk family gathering yang dilengkapi dengan permainan anak-anak, toilet, dan warung wisata.

• Agrowisata

Agrowisata dilengkapi dengan berbagai tanaman buah-buahan, seperti durian, rambutan, dan sebagainya, bahkan kemanisan dari buah ini juga dapat dinikmati di tempat tersebut.

• Arboretum

Arboretum merupakan lahan yang berisikan berbagai jenis tumbuhan yang ditujukan untuk konservasi dan penelitian sebagai wisata pendidikan.

• Camping ground

Terdapat kawasan camping ground yang asri dengan sungai kecil dan pepohonan yang rindang.

• Air terjun

Terdapat tiga air terjun di Tahura Mandiangin, yakni mandin Putri, mandin Putri Kembar, dan mandin Tirai Hujan yang bersih dan alami pegunungan, bahkan di sini wisawatan dapat mandi dan bermain air juga tersedia toilet untuk berbilas.

• Kolam Belanda

Kolam renang ini merupakan situs peninggalan Belanda. Wisatawan dapat berenang atau sekedar merendam kaki untuk menikmati kesegaran air pergunungan.

• Puncak Repeater

Terdapat dua puncak di Tahura Mandiangin, yakni puncak Tengger dengan ketinggian 356 mdpl dan puncak repeater dengan ketinggian 455 mdpl yang memiliki keindahan alam untuk menikmati sunset atau sunrise dengan deretan awan, bahkan di sini masih terlihat Waduk Riam Kanan, hamparan pegunungan indah, serta Kota Banjarbaru dan Mertapura dari kejauhan.

• Pesanggrahan Belanda

Dahulu pesanggrahan Belanda merupakan sanatorium yang berfungsi sebagai rumah sakit paru-paru dan tempat olah raga, sehingga wisatawan akan mendapatkan pengalaman tak terlupakan di tempat ini.

5. Sungai Barito

Sungai Barito adalah sungai yang dulu bernama Pegunungan Muller atau kini sering disebut Sungai Dusun.

Tempat ini juga menyediakan fasilitas sungai yang indah dan banyak ikannya, sehingga banyak masyarakat yang berburu ikan, baik untuk dijual maupun dikonsumsi sendiri.

Lokasinya berada di 10 kabupaten Kalimantan Selatan yang diantaranya Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Banjar, Tapin, Balangan, Tabalong, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah, karena memang panjangnya mencapai 900 kilometer dan lebar rata-rata 650-1.000 meter, aliran Sungai Barito juga menyambung ke wilayah Kalimantan Tengah.

Bagi masyarakat Kalimantan, Sungai Barito memiliki peran yang sangat vital karena sejak zaman dulu sungai ini telah menjadi jalur transportasi sekaligus menjadi kawasan tempat tinggal bagi sebagian masyarakat.

Kampung Alalak dan Kampung Kuin merupakan dua daerah pemukiman yang berdiri di atas Sungai Barito dan bahkan disebut sebagai kampung tertua yang ada di Banjarmasin.

Tidak hanya dimanfaatkan ikannya, bagi pengusaha yang bergerak di industri kehutanan, sungai ini merupakan sarana untuk mengalirkan kayu-kayu gelondongan yang telah ditebang.

Selain itu di sini pengunjung juga bisa membeli sayuran, buah dan kebutuhan dasar lainnya, karena memang banyak penjual yang menjajakan barang dagangannya dari atas perahu. Oleh karenanya, sungai Barito terkenal dengan sebutan Pasar Terapung Barito.

Pasar terapung menjadi salah satu wisata di Banjarmasin yang paling terkenal, hingga ada jargon, “Belum ke Banjarmasin namanya, kalau belum ke pasar terapung.”

Pengunjung saat mengunjungi Pasar Terapung Barito ini pasti tidak hanya berbelanja atau mengamati lakon para penjual dan pembeli tapi juga dapat mencicip makanan khas daerah tersebut sambil menikmati secangkir kopi di atas perahu. Dijamin nikmat, deh.

Oh ya, bagi pengunjung yang ingin berwisata susur Sungai Barito, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batola mematok tarif sebesar Rp200.000 dengan rute dimulai dari Dermaga Bupati dan menuju Titian Pelangi.

Jika mengikuti kegiatan susur sungai, wisatawan akan dibawa untuk singgah di tempat pembuatan kerupuk ikan pipih dan kerupuk nasi di Murung Raya.

Nantinya ada lima titik yang bisa dilihat wisatawan dalam wisata susur sungai yakni: Masjid Agung Al Anwar, stockpile batu bara PT Talenda Bumi hingga keramba apung.

Itulah beberapa rekomendasi wisata di Banjarmasin Kalimantan Selatan yang bisa menjadi pilihan untuk liburan bersama keluarga atau teman.***

Sumber: Google Maps

Tinggalkan Komentar