Geopark Youth Edu-Camp 2024 Kalsel Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Banua

INIKALSEL.com – Meratus Geopark Youth Edu-Camp 2024 hadir sebagai upaya tanamkan kesadaran generasi muda untuk melestarikan alam serta budaya Banua
Acara ini terselenggara oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel melalui Dinas Pariwisata Kalsel. Acara ini berlangsung di kawasan wisata yang juga menjadi site Geopark Meratus, Alam Roh 7 Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Turut berpartisipasi dalam giat ini adalah finalis Meratus Geopark Youth Forum sejumlah 43 orang serta perwakilan dari Dinas Pariwisata dari tiga belas kabupaten dan kota di Kalsel.
Selain itu, turut pula perwakilan Mapala sejumlah perguruan tinggi di Banjarmasin, serta perwakilan sejumlah komunitas pecinta alam di Kalsel.
Kegiatan ini berlangsung dari 29 hingga 30 November dengan menghadirkan representatif dari Youth Forum Nasional sebaga pembicara. Hadir pula BAPPENAS RI yang menjadi pembicara utama pada bootcamp itu.
Acara ini juga mencakup Pelantikan Kepengurusan Meratus Geopark Youth Forum Masa Bakti 2024 – 2026 yang dipimpin Penjabat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalsel, Muhidin yang diwakili Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin.
Syarifuddin sampaikan sambutan dari Gubernur Kalsel dimana giat ini sangat penting dalam tanamkan berbagai nilai pelestarian serta keberlanjutan generasi muda Banua.
Dengan demikian, para generasi muda dapat membantu pemerintah untuk kelola kekayaan alam Geopark Meratus yang juga sebagai UNESCO Global Geopark.
Forum PUSPA DP3APMP2KB Banjarbaru Sebagai Upaya Tingkatkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak
“Pra peserta Geopark Youth Edu-Camp ini merupakan garda terdepan jaga kelestarian Meratus sealigus kembangkan kreativitas serta promosikan keindahannya. Selain itu, tugas kalian adalah menjadikan Meratus sumber inspirasi serta inovasi mendatang,” katanya dalam sambutan pembukaan Jum’at (29/11/2024).
Ia katakan kegiatan ini juga memiliki visi bangun semangat kolaborasi, serta kepedulian lingkungan dan juga kesadaran pentingnya hubungan antara manusia dan alam harmonis.
“Selain untuk belajar, para peserta juga ia harapkan dapat membangun semangat Banua,”kata dia. “Dengan demikian peserta jadi duta-duta Geopark Meratus dengan kreativitas tinggi serta berdampak di kehidupan masyarakat serta lingkungan Geopark Meratus.”
“Mari kita jadikan Geopark Meratus pusat pembelajaran sekaligus penelitian bahkan juga destinasi wisata untuk memperkuat identitas daerah budaya serta potensi,”pungkasnya.
BACA JUGA
