Beasiswa Tenaga Kesehatan Jadi Visi Atasi Masalah Layanan Kesehatan di Kota Banjarmasin

Tenaga Kesehatan Banjarmasin
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin H.M Yamin HR- Ananda (Tangkapan Layar kanal YouTube KPU Kota Banjarmasin)

INIKALSEL.com –  Debat Ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin yang berlangsung pada Sabtu (16/11/2024) malam juga membahas tentang pelayanan kesehatan, termasuk kurangnya tenaga kesehatan di Kota Banjarmasin.

Dikutip dari kanal YouTube KPU Kota Banjarmasin, panelis mengajukan pertanyaan terkait dengan data terbaru yang menunjukkan bahwa Kota Banjarmasin perlu tambahan tenaga kesehatan.

Pasalnya, rasio jumlah layanan kesehatan dan jumlah penduduk tidak berimbang.

Setiap pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin diminta mengutarakan strategi yang akan diterapkan dalam pendistribusian tenaga medis guna memastikan setiap warga memiliki akses yang sama  terhadap layanan kesehatan.

Kesempatan pertama diberikan kepada paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 2, H.M Yamin HR dan Hj. Ananda.

Pada kesempatan ini, Hj. Ananda mengatakan bahwa pihaknya akan mengutamakan pendataan.

“Kita akan mengetahui seberapa kebutuhan tenaga kesehatan sesuai dengan data penduduk karena kita bekerja by data,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga harus menilai analisis beban kerja karena seorang ahli kesehatan tidak boleh disibukkan dengan urusan administrasi.

“Sehingga kita juga berharap Badan Layanan Umum Daerah dapat merekrut tenaga kesehatan,” katanya.

Debat Ketiga Calon Kepala Daerah Kota Banjarmasin Bahas Masalah Parkir

Kemudian, M Supian Akbari sebagai calon Wakil Wali Kota nomor urut satu memberikan tanggapan.

“Penanganan kesehatan terhadap lansia dan disabilitas memang harus berbeda. Kami setuju dengan paslon nomor urut dua. Kami akan mendata secara akurat, jemput bola, dan melakukan perawatan di rumah mereka,” katanya.

Beasiswa Tenaga Kesehatan Kota Banjarmasin

Sedangkan calon Wali Kota nomor urut 3 H Mukhyar memberikan tangapan kepada jawaban paslon nomor urut dua.

“Mengatasi kekurangan tenaga kesehatan di Banjarmasin, kami akan memberiikan beasiswa APBD dan non APBD kepada para dokter sekaligus menambah tenaga medis di Kota Banjarmasin,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Hj. Ananda sebagai calon Wakil Wali Kota Banjarmasin nomor urut dua memberikan tanggapan dimana misi paslon nomor urut tiga juga sama dengan visi mereka.

“Salah satu upaya kami adalah memberikan beasiswa untuk 500 tenaga kesehatan, termasuk dokter umum, dokter hewan, dokter gigi, dokter spesialis dan tenaga kesehatan lainnya,” katanya.

Ia katakan kuota ini berkeadilan dimana ada kuota perempuan, warga tidak mampu dan disabilitas serta tahfiz Alquran.

“Kami harapkan hal ini menjadi solusi mempercepat peningkatan tenaga kesehatan di Kota Banjarmasin,” kata Hj. Ananda.

Tinggalkan Komentar