Peletakan Batu Pertama Gereja Katolik St. Theresia oleh Pj Bupati Tala: Simbol Kerukunan Umat Beragama

Peletakan Batu Pertama Gereja Katolik St. Theresia/(Lenterakalimantan.net)

INIKALSEL.COM – Penjabat (Pj) Bupati Tanah Laut (Tala), H. Syamsir Rahman, secara resmi memulai pembangunan Gereja Katolik St. Theresia yang baru dengan peletakan batu pertama di kawasan peribadatan gereja tersebut di Kelurahan Angsau, tepatnya di samping jembatan kembar parit, pada Jumat (5/7/2024).

Gereja Katolik St. Theresia yang lama telah berdiri selama hampir 38 tahun dan kini kondisinya mulai lapuk dimakan usia.

Bangunan ini telah menjadi saksi bisu perjalanan iman umat Katolik di Pelaihari dan sekitarnya.

Banyak kenangan dan peristiwa penting yang terjadi di dalam dinding-dinding gereja tua ini, termasuk perayaan misa, baptisan, pernikahan, dan berbagai acara keagamaan lainnya.

Dalam sambutannya, Syamsir Rahman mengaku terharu melihat umat Katolik di Pelaihari akan segera memiliki gedung gereja yang baru dan lebih layak.

“Saya bangga dan terharu dengan adanya pembangunan ini. Semoga nanti bisa menambah kenyamanan umat Katolik dalam menjalankan ibadah,” ucap Syamsir dengan penuh haru.

Syamsir berharap pembangunan gedung gereja yang baru ini akan menjadi simbol kuat kerukunan umat beragama di Bumi Tuntung Pandang.

“Kita bersyukur bisa terus menunjukkan toleransi di tengah perbedaan suku dan agama yang kental di Tala,” tambahnya.

Syamsir menekankan pentingnya menjaga harmoni dan saling menghormati antarumat beragama sebagai pondasi bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Laut.

Pada kesempatan ini, Syamsir juga menyerahkan dokumen perizinan atas pembangunan gedung gereja yang baru kepada Ketua Panitia Pembangunan, Romo Daru Pancoro.

Penyerahan dokumen ini menandai dimulainya secara resmi proses pembangunan gereja yang telah lama dinantikan oleh umat Katolik di Pelaihari.

Umat Katolik yang hadir dalam acara tersebut menyambut dengan penuh sukacita dan harapan. Mereka berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pembangunan gereja baru ini.

Bagi mereka, gereja bukan hanya sekadar tempat beribadah, tetapi juga pusat kehidupan sosial dan spiritual yang penting.

Pembangunan Gereja Katolik St. Theresia mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari umat Katolik sendiri maupun dari masyarakat sekitar yang turut menghargai keberagaman dan kerukunan.

Dukungan ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat Tanah Laut.

Pembangunan Gereja Katolik St. Theresia yang baru di Pelaihari merupakan langkah penting dalam memenuhi kebutuhan spiritual umat Katolik sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Tanah Laut.

Dengan peletakan batu pertama oleh Pj Bupati Tala, H. Syamsir Rahman, harapan akan kenyamanan dan keamanan dalam beribadah semakin mendekati kenyataan.

Semoga proses pembangunan ini berjalan lancar dan gereja baru segera bisa digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan dan sosial bagi umat Katolik di Pelaihari.

Sumber: Lenterakalimantan.net

Tinggalkan Komentar