Warisan Budaya Dua Kabupaten di Kalsel Masuk WBTb Indonesia 2024

Kalsel WbTb Indonesia
Kalsel dapatkan penghargaan WbTB 2024 melalui budaya Tapin dan HSU (InfoPublik)

INIKALSEL.com – Empat Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kabupaten Tapin beserta satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kabupaten Hulu Sungai Utara masuk sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia 2024 dari  Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hal ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel.

WBTb yang masuk dari Kabupaten Tapin adalah Kalangkang Mantit, kemudian Wayang Topeng Bercerita, serta Kalayangan Dandang, juga Batimung.

Sementara Sertifikat WBTb Kabupaten HSU adalah Pembuatan Jukung.

Sekretaris Disdikbud Kalsel, Hadeli Rosyaidi mewakili Kepala Disdikbud Kalsel , Muhammadun katakan Warisan Budaya tidak hanya peninggalan masa lalu.

Namun juga sebagai aset tak ternilai sebagai identitas serta jati diri bangsa.

“Warisan budaya merupakan national treasure. Kita bertanggung jawab untuk jaga dan lestarikan sekaligus memperkenalkan budaya kepada dunia, sebagai bangsa dengan anugerah kekayaan budaya luar biasa,” ucap dia seperti dikutip dari InfoPublik, Jumat (27/12/2024).

Ia terangkan, giat ini berlangsung sesuai amanat Undang-undang Nomor 5 tahun 2017 yang mengatur pemajuan kebudayaan.

UU ini jadi landasan dasar Pemprov Kalsel untuk bersama jaga warisan budaya Kalsel yang sudah ditetapkan menjadi WBTb Indonesia.

Karena itu, harapannya adalah giat ini jadi masyarakat untuk melestarikan adat budaya serta jaga warisan budaya.

“Dengan demikian adat dan budaya kita tak hilang tergerus modernisasi sekaligus perkembangan teknologi saat ini,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tapin, Riza Pahlavie sebut penghargaan ini jadi dorongan untuk selalu lestarikan sekaligus majukan warisan budaya di Kabupaten Tapin.

“Upaya kita akan terus fasilitasi dari Pemkab Tapin. Salah satunya adalah warisan budaya Badandang bersama kegiatan yang dapat dorong generasi muda supaya berpartisipasi,” tambah dia.

Tinggalkan Komentar