Viral Tukang Es Diolok-olok Gus Miftah, Ini Kata Sejumlah Publik Figur

Viral Tukang Es Diolok-olok Gus Miftah, Ini Kata Sejumlah Publik Figur
Ilustrasi tukang es yang viral (Instagram / @abdslmn.17802)

INIKALSEL.COM – Seorang penjual es teh kasihan diolok-olok oleh seorang Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan yakni Gus Miftah.

Video Gus Miftah mengolok penjual es teh itu kembali menjadi sorotan buah bibir, lantaran seorang Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu saat mengisi sebuah pengajian Magelang Bersholawat Bersama Gus Miftah Habiburrohman, Gus Yusuf Chudlori dan Habib Zaidan Bin Yahya di Lapangan Drh. Soepardi Kota Mungkid, Kab Magelang, Rabu 20 November 2024 pendakwah yang sudah diangkat sebagai Utusan Khusus Presiden itu disorot adabnya setelah dianggap mempermalukan pedagang kecil.

Momen tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @wkwkmedsos, diceritakan bahwa awalnya jamaah yang hadir meminta kepada Gus Miftah untuk memborong barang dagangan pedagang, tak terkecuali es teh dan air mineral yang jual oleh seorang penjual yang berdiri di antara para jamaah, lalu Gus Miftah kemudian bertanya soal masih banyaknya jualannya.

“Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? ya sana jual gob*lok! Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir,” ujar Gus Miftah sambil tertawa terbahak-bahak, yang dikutip INIKALSEL.COM dari Instagram @wkwkmedsos dan KBK.News.

Tidak hanya menertawakan penjual yang tetap berdiri di antara pada jemaah itu, kata menyelekit “gob*lok” dari Gus Miftah itu pun membuat seorang bapak penjual es terdiam membeku.

Adab Gus Miftah pada penjual es teh ini pun mengundang berbagai respons dari warganet dan trending di X, tidak hanya warganet, bahkan tokoh NU asal Madura ,Islah Barawi bahkan menciutkan sebuah doa.

“Semoga penjual minuman yang digoblok-goblokin penceramah agama itu ditinggikan derajatnya oleh Allah,” tulis tokoh NU.

“Beban di atas kepalanya mungkin tak bernilai dibanding harga sendal si penceramah. Tapi ingat, dia sedang berjihad menafkahi keluarganya! Sungguh Allah adalah seadil-adilnya penilai” cuit pria asal Madura itu.

Sementara itu seorang netizen bernama Zulfikar Akbar langsung mencari alamat si penjual es teh karena dia berinisiatif mengumpulkan donasi.

Pada cuitan terakhirnya sekitar pukul 23.15, warganet tersebut menginformasikan update terakhirnya bahwa terkumpul 18 juta lebih dalam waktu sekitar dua jam, bukti beliau dimuliakan oleh banyak orang baik yang masih banyak di negeri Indonesia ini.

”Kerja kerasnya mencari nafkah halal dihargai banyak orang. Mudah-mudahan bisa menguatkan beliau,” cuit Zulfikar Akbar.

Setelah kegaduhan yang terjadi, ternyata Aisar Khaled yang beberapa hari lalu viral menyatakan cinta untuk Fuji juga tak tinggal diam.

Sultan Malaysia itu mengatakan bahwa bapak tersebut adalah orang yang hebat, sehingga ia ingin sekali bertemu dan menyumbang sedikit uang darinya.

“Aku ingin datang, ingin berjumpa dengan Bapak, karena beliau adalah orang hebat,” ucap influencer negara Upin Ipin itu.

Gus Yusuf Chudhory yang merupakan sahabat Gus Miftah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang berikan dukungan kepada GM.

Dia mengatakan bahwa apa yang dikatakan ulama kepercayaan Prabowo itu hanya merupakan candaan spontan dan sudah jadi ciri khas dari Gus Miftah.

”Terkait video Gus Miftah dengan pedagang bakul es di Magelang, saya kebetulan ada di samping beliau saat Itu spontan, bagian dari ikomunikasi Gus Miftah dengan dengan jemaahnya, guyonan biasa,” kata Gus Yusuf.

K.H. Muhammad Yusuf Chudlori menambahkan bahwa Gus Miftah sebarnya kerap membantu orang termasuk juga memborong jualan para pedagang disekitar tempatnya berdakwah.

“Gus Miftah sering borong dagangan jamaah, melarisi jajan mereka,” ungkap ulama Indonesia itu.

“Jadi tolong jangan dipotong videonya. Kalau bisa, datang langsung ke majelisnya agar paham cara beliau berinteraksi,” lanjut pria berusia 51 tahun.

Sementara itu, Gus Miftah belum buka suara soal kritikan publik, tetapi Gerinda sudah sepakat dengan para netizen.

Bahkan satu hal yang pasti meski ia sempat bagikan dukungan dari pihak lain yang memuji-memuji kebaikannya, ancaman untuk pencopotan jabatan pun tengah gempar diberitakan.

Gerindra sayangkan Gus Miftah olok-olok tukang es teh, hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono.

Hari ini Rabu 4 Desember 2024, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra merespons soal Ustaz Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah yang mengumpat penjual es teh, dengan menyebut pernyataan Gus Miftah patut menjadi evaluasi.

“Apa namanya ya, kita menyayangkan kalau ada apa namanya mungkin statement-statement yang tidak baik,” kata Budi.

Di gedung DPR RI, Budi mengatakan hal tersebut harus dijadikan evaluasi, karena banyaknya desakan publik agar Gus Miftah dicopot sebagai Utusan Khusus Presiden yang merupakan masukan dari masyarakat.

“Tentu itu patut menjadi evaluasi, apalagi namanya pemimpin. Tapi apa pun itu, kita serahkan keputusan-keputusan kalau ada, kita terima sebagai masukan dan kritik yang baik dari masyarakat. Saya kira itu,” katanya.

Bahkan akun Instagram Gerindra menuliskan, “Capek kak, kabinet lagi bagus-bagusnya kerja, ada aja gebrakannya yang ngerusak momentum.”

Meskipun Gus Miftah belum klarifikasi seutuhnya, tapi ternyata Miftah Maulana Habiburrahman telah bertemu dengan penjual es teh Sunhaji berusia 38 tahun itu di Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Saat bertemu, pria berusia 43 tahun itu langsung meminta maaf kepada Sunhaji karena telah mengolok-oloknya.

Bahkan pada 4 Desember 2024 ini, sekitar pukul 08.40 WIB, warga berdatangan di rumah Sunhaji, Dusun Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Tidak hanya itu, Camat Grabag Sri Utari memberikan video pertemuan yang mana Gus Miftah duduk bersama Sunhaji dan merangkulnya.

Di sana, seorang mubalig dan pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman tersebut meminta maaf kepada Sunhaji dan menyampaikan bahwa maksudnya hanya ingin bercanda.

“Yang saat itu niatnya guyon, tapi disalahpresepsikan. Tapi apa pun itu, aku minta maaf sama Kang Sunhaji. Niatnya guyon malah jadi kedawan-dawan ya,” kata Gus Miftah di video singkat tersebut.

Di lain sisi, diketahui saat ini banyak sekali pengguna media sosial khususnya Instagram yang membagikan template atau unggahan berisikan caption ‘mendingan jualan es teh daripada jualan agama’.

Bahkan quotes tentang “Apapun pekerjaan yang halal tidak sepantasnya digoblok-goblokin.” pun berselewan di akun Instagram para netizen.***

Tinggalkan Komentar