Hydrating vs Moisturizing, Mana yang Bikin Wajah Lebih Glowing?

Skincare Hydrating vs Moisturizing, Mana yang Bikin Wajah Lebih Glowing?
Perbedaan Skincare Hydrating vs Moisturizing (pexels/Polina Kovaleva)

INIKALSEL.COM – Setiap orang tentu mendambakan kulit glowing, namun dalam perawatan wajah, sering kali orang yang bingung perbedaan antara skincare hydrating dan moisturizing.

Menariknya kedua istilah tersebut sering digunakan bergantian, namun pada nyatanya memiliki fungsi dan tujuan berbeda.

Hydrating berfokus pada memberikan air atau kelembapan ke dalam kulit, sedangkan moisturizing lebih kepada mengunci kelembapan tersebut agar kulit tidak kehilangan hidrasi.

Lalu manakah yang lebih efektif dalam menghasilkan kulit wajah lebih glowing antara hydrating dan moisturizing? Mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.

1. Hydrating

Fungsi utama dari hydrating adalah untuk menambah kandungan air ke dalam lapisan kulit.

Produk skincare ini dirancang khusus membantu kulit yang dehidrasi, biasanya ditandai kulit kusam, kasar atau kaku meski berminyak.

Biasanya kondisi ini terjadi akibat kurangnya asupan cairan, paparan sinar matahari, ataupun penggunaan produk skincare yang terlalu keras.

Selain produk skincare ini memiliki manfaat utama yakni mengembalikan keseimbangan air pada kulit, membantu kulit terlihat lebih segar dan kenyal.

Bahkan memperbaiki tekstur kulit yang kering atau pecah-pecah. Selain itu, kandungan yang terkandung dalam skincare ini antara lain hyaluronic acid atau molekul yang mampu menahan air hingga 1000 kali beratnya.

Kemudian ada pula glycerin yang membantu menarik kelembapan dari udara ke kulit, serta aloe vera yang merupkan sumber alami hidrasi yang menenangkan kulit.

Adapun tips yang harus dilakukan agar mendapatkan hasil maksimal yakni gunakan hydrating toner atau serum setelah membersihkan wajah untuk memastikan kulit mendapatkan hidrasi yang cukup.

Hal ini sangat penting bagi yang sering berada di ruangan dingin atau AC serta memiliki kulit dehidrasi.

2. Moisturizing

Sementara itu moisturizing memiliki fungsi menjaga kelembapan kulit agar tidak menguap, hal ini penting untuk melindungi skin barrier.

Bagi yang belum mengetahui skin barrier, yakni lapisan pelindung kulit yang mencegah iritasi dan infeksi.

Kulit yang tidak mendapatkan kelembapan yang cukup akan cenderung kering, mengelupas bahkan memperparah garis halus.

Adapun manfaat menggunakan moisturizer adalah membantu kulit terasa lembut dan halus, melindungi kulit dari kehilangan kelembapan serta memperbaiki dan menjaga skin barrier.

Adapun kandungan dalam produk skincare ini antara lain, ceramides yang memperkuat lapisan pelindung kulit.

Kemudian ada shea butter yang mampu memberikan kelembapan intensif pada kulit, dan jojoba oil atau almond oil atau minyak alami yang membantu melembapkan tanpa menyumbat pori-pori.

Sebaiknya gunakan moisturizer yang sesuai dengan jenis kulit, apabila berminyak gunakan gel moisturizer yang ringan.

Kemudian kulit kering gunakan krim yang lebih berat untuk perlindungan wajah yang maksimal.

3. Perbedaan utama

Walaupun memiliki tujuan yang sama, namun kedua skincare itu bekerja dengan cara yang berbeda.

Dalam fokus utama, hydrating produk lebih menitikberatkan pada tambahan air ke kulit, sedangkan moisturizing produk lebih mengunci kelembapan air tersebut.

Sementara titik masalah, hydrating cocok bagi mereka yang memiliki masalah kulit terhidrasi, sedangkan moisturizer cocok bagi mereka yang memang memiliki kulit kering.

Tidak hanya itu saja, bahkan tekstur juga memiliki perbedaan, yakni hydrating produk memiliki tekstur cair dan ringan layaknya toner atau serum, yang cocok digunakan untuk kulit kusam dan kaku.

Sebaliknya moisturizing produk lebih berat layaknya krim, lotion dan balm, skincare ini cocok digunakan cenderung kasar atau mengelupas.

4. Mana yang lebih efektif bikin glowing?

Menariknya kombinasi hydrating dan moisturizing akan memberikah hasil terbaik, sebaliknya hanya menggunakan salah satu, maka akna mengakibatkan kering atau dehidrasi.

Penggabungan dua produk skincare tersebut akan membantu kulit mendapatkan hidrasi yang cukup sekaligus menjaga kelembapannya agar tidak menguap.

Adapun langkah-langkah yang bisa diambil yakni, gunakan hydrating toner atau serum yang membantu memberikan hidrasi ke lapisan kulit yang lebih dalam.

Selanjutnya aplikasikan moisturizer sesuai jenis kulit kamu untuk mengunci hidrasi yang sudah diberikan.

Adapun untuk contoh rutinitasnya, bisa menggunakan hydrating serum lalu sunscreen yang ringan di pagi hari.

Selanjutnya untuk malam hari, bisa menggunkan gydrating toner lalu moisturizer krim agar kulitmu tetap terhidrasi dan lembap selama tidur.

Demikian informasi mengenai perbedaan hydrating dan moisturizing yang ada dalam kandungan skincare, yang ternyata memiliki sama-sama efektifitas dalam membuat kulit wajah glowing.***

Tinggalkan Komentar