7 Penyebab Kulit Kepala Berminyak yang Bikin Rambut Lepek

INIKALSEL.COM – Salah satu permasalahan yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah penyebab kulit kepala berminyak, hingga mengakibatkan rambut lepek.
Secara umum, kulit kepala memiliki kelenjar minyak yang menghasilkan sebum, yaitu zat berminyak yang dihasilkan oleh kulit.
Minyak alami ini sendiri berfungsi untuk menjaga kelembapan alami kulit kepala dan rambut.
Namun, jika produksinya berlebihan, bisa menyebabkan masalah kulit kepala berminyak yang bikin rambut lepek.
Nah, bagi yang penasaran dengan penyebab kulit kepala berminyak, mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.
1. Fluktuasi Hormon
Salah satu penyebab kulit kepala berminyak adalah fluktuasi hormon yang memiliki peranan penting dalam tubuh manusia.
Bahkan hormon akan mempengaruhi produksi sebum atau minyak alami di kulit, misalnya ketika hormon androgen meningkat seperti ketika masa pubertas, kehamilan atau menjelang menstruasi dapat membuat kelenjar minyak di kulit kepala lebih aktif.
Hal itu akan membuat produksi minyak meningkat hingga membuat rambut juga lepek dengan cepat.
Selain itu, masalah hormon ini juga dapat dipicu karena kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau gangguan tiroid.
Sehingga apabila merasa kulit kepala lebih banyak memproduksi minyak dari biasanya di waktu tertentu, maka ada baiknya memperhatikan pola hormonal tubuh.
Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter juga bisa jadi langkah bijak kalau kamu curiga masalah ini berkaitan dengan hormon.
2. Faktor genetik
Penyebab kulit kepala berminyak adalah faktor genetik, pasalnya genetik juga berperan besar dalam menentukan seberapa aktif kelenjar sebaceous bekerja dalam memproduksi minyak.
Orang dengan faktor genetik ini cenderung punya kulit kepala yang terus berminyak, bahkan meski sudah mencoba berbagai produk perawatan.
Tetapi bukan berarti tidak bisa mengendalikannya, salah satunya adalah pemilihan produk perawatan yang tepat serta menjaga kebersihan kulit kepala, sehingga produksi minya berlebih bisa diminimalkan.
Perlu diketahui bahwa genetik memang menentukan dasarnya, namun kebiasaan sehari-harilah yang menentukan hasil akhirnya.
3. Pemakaian produk perawatan rambut tidak sesuai
Penyebab selanjutnya adalah pemakaian produk perawatan rambut seperti sampo serta kondisioner yang tidak sesuai.
Salah pilih produk, terutama yang formulanya terlalu berat bagi rambut maka akan mengandung minyak atau silikon terlalu banyak.
Hal ini akan mengakibatkan kulit kepala semakin banyak banjir minya, sehingga produk yang tidak dibilas dengan bersih akan meninggalkan residu yang memicu kulit kepala berminyak.
4. Terlalu sering keramas
Penyebab kulit kepala berminyak adalah terlalu sering keramas, terkadang sebagian orang melakukan kesalahan akibat hal ini.
Orang akan berpikir kalau keramas setiap hari mungkin bisa jadi penyelamat untuk membersihkan area tersebut.
Nyatanya terlalu sering keramas justru bisa menjadi penyebab kulit kepala lebih beminyak dan semakin parah.
Pasalnya dalam kandungan zat pembersih dalam sampo yang digunakan bisa membersihkan minyak alami secara menyeluruh.
Apabila kondisi ini terus berlangsung, maka kulit kepala dan rambut akan berada dalam kondisi kering yang justru membuat kelenjar minyak lebih aktif.
Sehingga sangat penting untuk memperhatikan frekuensi keramas yang ideal untuk menjaga keseimbangan minyak di kulit kepala.
5. Penumpukan kotoran dan produk rambut di kulit kepala
Penyebab lainnya adalah penumpukan kotoran dan produk rambut di kulit kepala, seperti produk styling seperti hairspray, mousse, atau gel yang meninggalkan residu yang sulit hilang.
Selain itu, kotoran kotoran dari polusi atau keringat yang menempel bisa memicu kulit kepala lebih cepat berminyak.
Jika tidak dibersihkan secara teratur, ternyata kondisi tersebut bisa menjadi pemicu penyebab kulit kepala berminyak secara berlebihan.
6. Terlalu sering menggunakan alat styling
Penyebab lainnya adalah terlalu sering menggunakan alat styling yang memiliki suhu tinggi, seperti catokan, hair dryer ataupun alat penataan rambut lainnya.
Memang menggunakan alat styling menjadikan rambut tampak lebih cantik, namun terlalu sering menggunakan ternyata memberikan efek negatif pada rambut.
Selain membuat kasar dan kering, pemakaian alat styling juga bisa memicu produksi sebum berlebihan.
Karena suhu panas pada alat styling bisa membuat kondisi kulit kepala jadi kering. Hal inilah yang kemudian membuat kelenjar minyak aktif memproduksi minyak alami untuk menjaga kelembapannya.
7. Pemakaian hijab atau penutup kepala
Penyebab kulit kepala berminyak selanjutnya yakni pemakaian hijab atau penutup kepala lainnya dalam kurun waktu yang lama.
Hal itu akan membuat kulit kepala dan rambut tidak mendapatkan cukup udara yang membuatnya menjadi lembap serta meningkatkan produksi minyak.
Jika memang menggunakan hijab, sebaiknya pilih bahan breatheable agar kulit kepala dan rambut tetap mendapatkan sirkulasi udara yang cukup.
Jangan lupa cuci hijab dan inner secara teratur, karena kondisi yang kotor bisa memindahkan kotoran ke kulit kepala dan menyebabkan kondisinya jadi mudah berminyak.
Nah, itulah 7 penyebab kulit kepala berminyak yang perlu diketahui, mulai faktor genetik hingga terlalu sering memakai alat styling dengan suhu tinggi.***
BACA JUGA
