Sembako Terjual Kurang Dari Satu Jam di Pasar Murah Banua Hanyar Balangan

Pasar Murah Banua Hanyar
Antusiasme warga di Pasar murah di Banua Hanyar (InfoPublik)

INIKALSEL.com  – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan sukses gelar pasar murah di Desa Banua Hanyar, Kecamatan Batumandi, Kamis (28/11/2024).

Pasar murah ini dapatkan antusiasme luar biasa dari warga sekitar. Terbukti bahwa dalam waktu kurang tak lebih dari satu jam,  semua ketersediaan sembako sudah ludes terjual.

Sebagai informasi, pasar murah ini sediakan ragam kebutuhan pokok dimana semuanya dijual dengan harga di bawah pasaran.

Barang kebutuhan pokok tersebut adalah minyak goreng, gula, beras, mie instan, telur, tepung, serta bumbu dapur.

Hal tersebut tentunya merupaka hal positif dimana Analis Perdagangan Kabupaten Balangan, Asbid, katakan bahwa warga sangat antusias.

“Antusiasme warga sangat tinggi sehingga menjadi salah satu faktor stok habis stok dalam waktu singkat,” kata Asbid seperti dikutip dari Info Publik.  “Alhamdulillah giat pasar murah ini berjalan sangat lancar. Bahkan belum sampai satu jam semua jebnis barang sudah habis.’

Senada, Kepala Desa Banua Hanyar Samsudin sambut baik giat pasar murah di desanya itu.

Ia sampaikan apresiasi besar kepada Disperindag Balangan karena adanya inisiatif tersebut. Ia katakan bahwa giat pasar murah itu sangat membantu warganya.

Tekan Inflasi, DKP3 Balangan Dirikan Outlet Pangan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang sudah adalah pasar murah di Desa Banua Hanyar.  Tentu saja warga sangat antusias dengan giat ini. Pasalnya, pasar murah dapat meringankan mereka supaya dapat penuhi kebutuhan pokok,” kata Samsudin.

Warga yang tak ingin kehilangan momen pun sangat antusias di lokasi pasar murah tersebut. Salah satunya adalah warga bernama Masliani.

Ia menjadi salah satu warga yang juga turut berbelanja sembako dan sangat senang dengan keberadaan pasar murah.

“Karena harga juga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga sembako di pasar biasanya. “Disini lebih murah.  Minyak goreng yang biasa harganya Rp18.000, ternyata di pasar murah ini hanya seharga Rp14.000,” begitu katanya.

 

Tinggalkan Komentar